PASURUAN, Radar Bromo - Persekabpas harus merelakan posisi pertama di klasemen sementara Grup D Liga 3 Nusantara tergeser.
Ini setelah Laskar Sakera ditekuk Persebata Lembata 3-1 saat berlaga Sabtu (27/12) lalu. Saat ini Posisi Persekabpas berada di runner up dengan raihan poin 16, selisih dua poin dari Perseden yang ada di puncak.
Kekalahan ini harus menjadi evaluasi manajemen karena hanya ada dua tim yang lolos ke babak selanjutnya.
Sementara di babak penyisihan ini masih menyisakan tujuh laga lagi. Dua kali di putaran pertama dan lima kali di putaran ketiga.
Manajer Persekabpas Gaung Andaka memang menyesali dua kekalahan beruntun yang dialami Laskar Sakera.
Ditekuk 1-0 atas Perseden Denpasar dan kalah atas Persebata menjadi alarm bagi Persekabpas harus berbenah. Sebab babak penyisihan masih panjang dan segalanya bisa terjadi.
Gaung memang tidak menyalahkan pemain seutuhnya. Sebabnya, banyak pemain inti Persekabpas yang mengalami cedera.
“Ada juga yang kena akumulasi kartu seperti gelandang kami Ardani dan pemain muda, Ginting,” beber Gaung Andaka.
Pria yang juga anggota legislatif di DPRD Kabupaten Pasuruan itu masih yakin, Persekabpas bisa kembali ke jalur positif. Sebab, beberapa pemain yang cedera telah kembali bergabung latihan. “Seperti kiper utama kami Zaki. Beberapa pemain muda juga mulai nyetel,” kata Gaung.
Dia pun meminta agar Nofi Atmaja CS segera move on dari dua kekalahan beruntun. Terlebih Selasa (30/12) besok Persekabpas harus kembali berlaga melawan Waanal Brothers.
Recovery memang menjadi tantangan bagi Persekabpas karena kompetisi di Liga 3 Nusantara ini begitu ketat.
Jeda pertandingan yang singkat menjadi konsekuensi setiap tim dan cedera pasti akan menjadi momok.
“Kami masih beruntung karena di putaran awal, Persekabpas meraih hasil positif sehingga di putaran kedua ini, kami masih ada di posisi kedua. Maka di laga berikutnya, kami harus kembali ke jalur kemenangan,” beber Gaung.
Dia pun senang karena pemain dan pelatih masih kompak serta punya semangat tinggi untuk naik kasta ke Liga 2.
“Setelah kekalahan kedua, kami lakukan evaluasi. Sekarang kami mulai berlatih fisik dan latihan ringan sekaligus pemulihan dan pemantapan tim,” beber Gaung. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto