Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Atlet Panjat Tebing Kota Probolinggo Raih Medali untuk Jatim di Ajang Popnas, Ini Daftarnya

Inneke Agustin • Sabtu, 8 November 2025 | 18:10 WIB
BANGGA: Salah satu atlet panjat tebing asal Kota Probolinggo, Aditya Maulana Ibrahim (paling kanan) saat menerima medali perunggu dari nomor Speed Peror
BANGGA: Salah satu atlet panjat tebing asal Kota Probolinggo, Aditya Maulana Ibrahim (paling kanan) saat menerima medali perunggu dari nomor Speed Peror

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Cabang olahraga panjat tebing di ajang Popnas XVII 2025, atlet asal Kota Probolinggo masih diperhitungkan.

Bahkan pertandingan yang digelar di Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) terus memanas.

Pada hari pertama pelaksanaan (4/11), atlet panjat tebing asal Kota Probolinggo, Aditya Maulana Ibrahim, sukses menyumbang medali perunggu untuk kontingen Jawa Timur di nomor Speed Perorangan Putra.

Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo, Iwan Rosidi mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi tersebut.

Dari total 10 atlet kontingen Jatim, lima di antaranya berasal dari Kota Probolinggo. Mereka adalah Nayra Zeba Ramadhani, Cinta Dwi Maharani, dan Putri Aditya Indah Ayuningrum di nomor Speed Perorangan dan Relay Putri; Aditya Maulana Ibrahim di Speed Perorangan Putra; serta Bomantara Bintang Prayuda yang turun di nomor Lead dan Boulder Putra.

“Aditya tampil luar biasa. Di babak kualifikasi ia menempati posisi kelima dari 33 peserta, lalu berhasil melaju ke podium ketiga saat final,” ujar Iwan.

Medali emas pada nomor tersebut diraih Aeifhel Tri Andika dari Jawa Tengah, sementara perak direbut Hammam Fadhlurrahman, rekan satu tim Aditya dari Jawa Timur.

Sementara di sektor putri, Nayra Zeba dan Cinta Dwi juga menunjukkan performa menjanjikan.

Pada babak kualifikasi, Nayra sempat bertengger di posisi kedua dan Cinta di posisi ketiga dari total 23 peserta. Namun, pada babak final, keduanya harus puas di posisi empat dan lima.

“Nayra hanya terpaut tipis dari podium, sementara Cinta mengalami fall di lintasan. Juara pertama diraih atlet Kemenpora, Rerynta Alfreandasyahayu,” terang Iwan.

Jumat (7/11) perolehan medali kembali diraih para atlet Kota Probolinggo yang mewakili Jatim di POPNAS.

Nomor relay putri diisi oleh Cinta, Nayra, dan Putri. Pada babak kualifikasi, Jatim sempat memimpin di posisi pertama dari total sembilan tim. Namun pada babak final, mereka harus puas di posisi kedua dengan medali silver.

Sedangkan Bomantara di nomor Lead perorangan menempati posisi kedelapan dari 39 atlet pada babak kualifikasi. Sedangkan pada nomor beregu, Bomantara berhasil menempati posisi ketiga.

“Alhamdulillah untuk nomor beregu bertahan hingga final. Bomantara bisa membawa pulang medali perunggu. Tinggal saat ini dia berjuang di nomor lead dan boulder perorangan,” terang Iwan.

Iwan menambahkan, para atlet telah menjalani training center (TC) intensif bersama Pengprov FPTI Jawa Timur sejak 14–31 Oktober lalu.

“Mereka sudah siap secara mental, teknik, strategi, dan kekompakan tim. Kami percaya anak-anak Kota Probolinggo bisa memberikan hasil terbaik untuk Jawa Timur,” tegasnya.

“Masih ada peluang emas di depan mata. Kami optimis bisa menambah koleksi medali untuk Jawa Timur di ajang POPNAS tahun ini,” tutup Iwan. (gus/fun)

Editor : Abdul Wahid
#panjat tebing #pelatnas