PASURUAN, Radar Bromo - Senada dengan Pasuruan United, klub Persekap di musim ini juga merekrut eks pemain tim nasional (timnas) Indonesia. Sebab klub berjuluk Laskar Suropati ini kembali dinahkodai oleh Aris Budi Prasetyo.
Aris Budi bukanlah orang baru di Persekap. Sebab dahulu dia pernah melatih tim ini, baik di tim junior maupun senior.
Mantan bek tangguh Arema yang kini menjadi anggota parlemen itu dipercaya mampu membawa Persekap berprestasi dengan tembus nasional Liga 4 dan lolos Liga 3.
Hal ini diungkapkan oleh Manajer Persekap, Suci Mardiko. Katanya, Aris Budi adalah pilihan terbaik. Ia memiliki banyak pengalaman baik sebagai pemain ataupun pelatih.
Sebagai mantan pemain nasional Indonesia, pengalaman mengangkat mental pemain tidak perlu diragukan.
Di luar itu, Aris Budi punya jam terbang yang cukup baik sebagai pelatih. Pernah membawa Persekap juara Liga 3 sebagai asisten pelatih pada 2011 silam.
Sebagai pelatih kepala Persekap di Liga 2, membawa tim junior dalam piala Suratin tembus delapan besar nasional pada 2017 dan juara 3 pada 2018.
"Aris Budi juga punya lisensi kepelatihan B. Jadi tidak perlu ditanyakan lagi kelayakan sebagai pelatih kepala," kata Koko-sapaannya.
Dengan pengalaman ini, ia meyakini jika Aris Budi mampu membawa Persekap bisa berprestasi. Ia menargetkan dalam Liga 4, Persekap bisa masuk nasional dan lolos ke Liga 3. Apalagi, melihat pemain junior yang kami punya dan persiapan seleksi baik dari liga tarkam dan suratin junior itu, sangat mumpuni.
"Liga empat itu liga amatir, sehingga 80 persen wajib usia junior 17 sampai 22 tahun. Saat melihat persiapan seleksi, mereka sangat baik," jelas Koko.
Aris Budi Prasetyo yang ditunjuk menjati pelatih, juga senang atas penunjukkan dirinya. Dia siap memberikan yang terbaik setelah dipercaya menjadi pelatih kepala Persekap untuk mengarungi Liga 4.
Memang diakuinya target yang dibebankan tidaklah mudah. Selain butuh persiapan yang maksimal, dia harus memaksimalkan anggaran yang ada.
Secara target seorang pelatih pastinya membawa tim yg dilatih mempunyai prestasi yang terbaik. Memang harus lebih realistis terhadap waktu yang diberikan.
Secara tim memang membutuhkan kesiapan yang baik untuk bisa naik kasta mas. Mulai dari persiapan pemainnya yang harus disiapkan minimal tiga bulan.
"Saya dipercaya menjadi pelatih kepala per 1 November. Mudah-mudahan tim yang dibangun nanti bisa menghasilkan prestasi yang terbaik," sebut Aris. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid