KRAKSAAN, Radar Bromo - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet kurash Kabupaten Probolinggo.
Turun dengan atlet terbaik, tim kurash tampil gemilang dan berhasil menjadi juara umum setelah memborong 14 medali di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Timur Kurash Beach 2 di Pantai Cacalan Kabupaten Banyuwangi, Jumat hingga Sabtu (17–18) lalu.
Turun dengan kekuatan 16 atlet terbaik, tim kurash tampil gemilang dan berhasil menjadi juara umum setelah memborong 7 medali emas, 6 perak dan 1 perunggu.
Para atlet ini didampingi pelatih Mardiyanto dan Ketua Pengkab Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Probolinggo S. Supriyadi.
Tujuh medali emas disumbangkan oleh Sri Umi Musyarofa (-52 junior), Dwi Salwa Amelda (-52 senior), Ririz Hidayatul Fitri (-44 senior), Nadhira Faza Maulida Anggara (-44 pemula), Abdur Rohim (-60 junior), Fatahillah Cahya Ramadhan (-42 pemula) dan Muhammad Nuh Juliansyah (-55 junior putra).
Enam medali perak diraih oleh Herlina (-52 senior), Chaira Fayyola N.A (-28 pemula), Lukman Hakim Ferdiansyah (-55 senior), Juan Alfa Izin (-71 senior), Ahmad Asrofi (-81 senior) dan Rasya Muhammad Attayah (+50 pemula). Sementara Mustika Whening Kinanta (-44+ pemula) menyumbang satu medali perunggu.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Zainul Hasan mengatakan, pihaknya mengapresiasi dengan tinggi atas keberhasilan cabang olahraga (cabor) kurash.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa atlet kurash Kabupaten Probolinggo layak diperhitungkan di tingkat provinsi bahkan nasional.
“Luar biasa untuk cabor kurash. Ini cabang olahraga baru, tapi prestasinya sangat membanggakan. Setelah sukses di Porprov Jatim Malang Raya, kini kembali membuktikan diri menjadi juara umum di Kejurda Jawa Timur,” ujarnya.
Ketua Pengkab Ferkushi Probolinggo Supriyadi mengatakan prestasi ini tidak lepas dari kerja keras dan semangat juang para atlet, pelatih, pengurus serta dukungan pemerintah daerah.
Hasil ini adalah buah dari disiplin dan komitmen tinggi seluruh tim. Kemenangan tersebut menjadi kebanggaan besar bukan hanya bagi komunitas kurash, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo secara keseluruhan.
“Kami berharap hasil gemilang ini bisa menjadi motivasi untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid