Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Persiapan Persekabpas Hadapi Musim Kompetisi Baru: Fokus Matangkan Skuad-Tim Pelatih Juga Wajah Baru

Muhamad Busthomi • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 17:45 WIB
MASIH DISELEKSI: Tasser (kiri) striker naturalisasi asal Afrika dan M Sulton, pemain belakang Persekabpas. Saat ini beberapa pemain sudah mengikat kontrak dan sebag
MASIH DISELEKSI: Tasser (kiri) striker naturalisasi asal Afrika dan M Sulton, pemain belakang Persekabpas. Saat ini beberapa pemain sudah mengikat kontrak dan sebag

BANGIL, Radar Bromo - Kompetisi Liga Nusantara musim 2025-2026 bakal segera dimulai. Meskii format dan jadwal belum diketahui, tim-tim sepak bola mulai mengambil langkah. Tak terkecuali Persekabpas.

Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan ini sudah mulai mempersiapkan diri menghadapi Liga Nusantara musim ini. Laskar Sakera resmi memperpanjang kontrak Masdra Nurriza sebagai pelatih kepala.

Musim lalu, pria asal Bojonegoro itu sukses membawa Persekabpas bertahan sekaligus menembus babak 6 besar.Masdra mengaku bersyukur kembali dipercaya mengarsiteki tim kebanggaan Kabupaten Pasuruan.

“Saya sangat antusias. Kesempatan ini akan saya manfaatkan untuk memberikan semua kemampuan terbaik yang saya miliki untuk Laskar Sakera,” ujarnya.

Manajer Persekabpas, Gaung Andaka, menyebut persiapan tim saat ini sudah cukup matang.

JURU TAKTIK: Masdra Nurriza dan jajaran pelatih Persekabpas saat memantau pemain berlatih di Lapangan Wonokoyo, Beji, Jumat (3/10) pagi.
JURU TAKTIK: Masdra Nurriza dan jajaran pelatih Persekabpas saat memantau pemain berlatih di Lapangan Wonokoyo, Beji, Jumat (3/10) pagi.

Sebanyak 18 pemain telah resmi dikontrak. Skuad pun mulai diisi kombinasi pemain muda dan berpengalaman. “Komposisi tim terus kami matangkan,” ungkap Gaung.

Nama-nama lama masih jadi andalan. Ada Ali “Kacong” Mashori sebagai top skor, Nofi Atmajasebagai pengatur serangan dengan koleksi assist, hingga Ardani di lini tengah. Dari sisi sayap, Edy Wardan tetap jadi tumpuan kecepatan. Ada pula nama M Sulton yang berada di lini belakang.

Skuad pun semakin komplet setelah kedatangan dua amunisi anyar. Yaitu Utam Rusdiana, kiper senior yang pernah memperkuat Arema FC, serta Dani Pratama, stoper kokoh yang sebelumnya membela Persiba Balikpapan.

“Kami juga sudah menyiapkan sejumlah uji coba dengan tim selevel untuk menjajal kekuatan dan menemukan chemistry terbaik di lapangan,” terang Gaung.

Untuk pemusatan latihan, Persekabpas memilih Lapangan Wonokoyo Beji sebagai markas sementara. Menurut Gaung, lapangan ini dianggap representatif untuk mematangkan taktik dan fisik pemain.

“Target kami musim ini bukan hanya bertahan, tetapi bisa melangkah lebih jauh. Semua memang butuh proses, tapi dengan materi pemain yang ada, kami optimistis,” tandasnya.

BERI INSTRUKSI: Pemain Persekabpas mendengar arahan pelatih seusai berlatih di Lapangan Wonokoyo, Beji, Jumat (3/10) pagi.
BERI INSTRUKSI: Pemain Persekabpas mendengar arahan pelatih seusai berlatih di Lapangan Wonokoyo, Beji, Jumat (3/10) pagi.

Di sisi lain, sampai sekarang belum ada pengumuman resmi dari PSSI tentang format kompetisi Liga Nusantara. Bila tidak ada perubahan atau sama seperti musim lalu, total 24 tim akan dibagi ke dalam 3 grup yang bertanding dengan format double round robin (home-away).

Di tiap grup nantinya aka nada juara dan runner-up serta 2 peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 8 besar. Nah, bila format sama seperti musim lalu, babak 8 besar juga digelar dengan sistem round robin. Total 8 tim akan dibagi ke dalam 2 grup.

Dua tim teratas di babak 8 besar akan melaju ke babak final Liga 3 Nusantara dan mendapatkan tiket promosi ke Liga 2. Sementara dua tim runner-up akan saling bertemu di babak play-off promosi. Sementara 16 tim lainnya akan melakoni babak play-off degradasi dan terbagi ke dalam 4 grup. Tim yang finis di peringkat terbawah akan terdegradasi ke Liga 4.

Bukan hanya pemain. Skuadra Persekabpas dari tim kepelatihan juga banyak diisi wajah baru. Selain pelatih kepala Masdra Nurriza, ada beberapa nama baru yang mengisi jajaran tim kepelatihan.

Jika di musim sebelumnya Masdra Nurriza berduet dengan Irfan Junaidi, di musim baru kali ini dia akan didampingi Rony Firmansyah yang menjadi asistennya.

Rony Firmansyah dikenal sebagai pelatih yang sudah menangani sejumlah tim. Termasuk tim Porprov Kabupaten Pasuruan. Selain itu ada nama M Yusuf yang menjadi pelatih kiper. Posisinya menggantikan Muhammad Alfarisi.

Meski komposisi baru, tim kepelatihan Persekabpas meyakini, semuanya punya tujuan untuk mengarungi kompetisi dengan optimistis. Masdrago-panggilan akrab Masdra Nurriza mengatakan, dia dan jajaran tim kepelatihan sudah lebih mengenal.

“Sebelum menangani Persekabpas, saya dan coach Rony ikut instruktur kepelatihan coach educator. Pastinya yang menunjuk kami adalah manajemen,” beber Masdrago.

Soal komposisi pemain, Masdrago juga yakin, walaupun saat ini hampir 80 persen wajah baru, manajemen punya rencana besar untuk mengembangkan Persekabpas. Salah satunya adalah akademi Persekabpas yang memang disiapkan untuk menuju Persekabpas ke depan.

“Manajemen tetap berkeinginan ada pemain lokal yang terlibat. Ini sudah ada karena beberapa nama seperti Ali Kacong Mashori, Nofi Atmaja, M Sulton, Dani, sudah menandatangani kontrak,” beber Masdrago.

Begitupula soal format Liga Nusantara yang sampai saat ini belum diketahui. Tim kepelatihan hanya bisa meraba-raba dengan memakai patokan regulasi di musim lalu.

“Bedanya, tersiar kabar ada satu pemain asing yang boleh direkrut. Sembari itu, kami menunggu regulasi resmi karena menurut informasi, kompetisi dimulai Oktober ini atau awal November,” beber Masdrago.

Sembari itu, timnya tetap akan melakoni latihan. Beberapa ujicoba juga sudah dilakukan. Kini tugasnya memantabkan tim agar masin siap di musim baru. (tom/fun)

Editor : Abdul Wahid
#persekabpas #liga 3 #liga nusantara