Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Meski Sudah Tak Lolos, Kejayan FC All Tetap Out saat Libas Rembang United

Fuad Alyzen • Kamis, 18 September 2025 | 02:10 WIB
TEMPEL LAWAN: Laga antara Kejayan FC (kostum merah) melawan Rembang United di Lapangan A Yani Grati, Rabu (17/9) sore.
TEMPEL LAWAN: Laga antara Kejayan FC (kostum merah) melawan Rembang United di Lapangan A Yani Grati, Rabu (17/9) sore.

GRATI, Radar Bromo-Secara hitung-hitungan di klasemen sementara, Kejayan FC memang sudah tak lolos ke babak 8 besar Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025.

Tapi itu tidak membuat tim besutan Hasto Pujo Pratowo patah semangat. Buktinya, mereka tampil fight saat berlawa melawan Rembang United, Rabu (17/9) sore.

Bermain dengan tenang, skuadra Kejayan FC mampu menekuk Rembang United dengan skor tipis 1-0.

Murdani CS bahkkan mampu menguasai tempo permainan di babak pertama. Rembang United yang sejak awal mengandalkan kecepatan, serangannya selalu terpatahkan.

Sejatinya kedua tim kesebelasan bisa terbilang imbang. Keduanya sama-sama memberi ancaman dan sama-sama melalukan shoot on goal beberapa kali.

Bahkan tendangan striker Rembang United yang bernomor punggung 19 Nuhin, sempat membuahkan gol. Namun posisinya saat itu sedang offside.

Bahkan Nuhin sempat membuat penonton di Lapangan A Yani Grati, berdecak saat bola yang ditendangnya membentur ke tiang Kejayan FC. Skor 0-0 bertahan sampai peluit babak pertama berakhir.

DI babak kedua, serangan bertubi terus dilakukan kedua tim kesebelasan. Tekanan demi tekanan terus dilakukan.

Hingga Zainulloh, pemain Kejayan FC mampu mengubah skor menjadi 1-0 di menit ke 66. Tendangan pemain bernomor punggung 17 tidak bisa dibendung.

Tertinggal 1-0 Rembang United meningkatkan performanya. Coach Rembang United Solichin mengganti beberapa pemainnya.

Benar saja, serangannya semakin banyak mengancam. Tendangan jarak jauh beberapa kali dilancarkan. Namun tak ada satupun yang membuahkan gol sampai peluit babak kedua berakhir.

Pelatih Rembang United Solichin menyampaikan, di awal pertandingan sampai sekarang, timnya di grup A cukup membanggakan. Beberapa kali merepotkan Gempol FC dan Lekok United, tim yang lolos di grup ini.

Namun yang perlu dievaluasi adalah mental yang membuat mereka kerap tertekan untuk memaksimalkan performa.

Menurutnya, timnya hanya lemah pada lini depan. Saat penyelesaian selalu menemui kemandulan. “Striker murni kami tidak punya. Jika striker murni, mungkin akan lebih baik,” sampainya.

Sementara coach Kejayan FC Hasto Pujo Pratowo mengaku pemainnya masih trauma dengan insiden yang lalu. Itu yang membuat mental mereka tertekan dalam laga setelah melawan Lekok United.

Namun dalam laga terakhirnya di babak penyisihan, ini kesempatan untuk membangkitkan mental mereka. Jadi, siapapun yang ingin bermain, maka dia turunkan. “Kami terkesan tenang dalam laga menghadapi Rembang. Karena di sisa ini, siapa yang belum main, mainlah,” katanya. (zen/fun)

Editor : Fandi Armanto
#Mas Rusdi #sepakbola #Piala Bupati #pemkab pasuruan #turnamen