PANDAAN, Radar Bromo-Jeda singkat untuk istirahat juga akan dimanfaatkan Pasrepan Putra saat melawan Kraton FC di Grup D.
Dua tim yang sama-sama meraih kekalahan di laga perdana ini, bakal berlaga Selasa (9/9) sore di Lapangan Plumbon Pandaan.
Bagi Kraton FC, tim asuhan Aril Mulyono ini wajib meraih tiga poin karena di laga perdananya, mereka ditekuk GDW FC dengan skor 1-0.
Kendalanya, mereka hanya punya waktu dua hari untuk pemulihan. Belum lagi ada satu striker andalan mereka yakni Arizal Fahri, harus absen karena mengalami cedera serius.
Belum lagi ada gelandang serang mereka yang terkena sanksi, setelah menerima kartu merah.
“Bisa dibilang, kami membutuhkan keajaiban untuk mengarungi turnamen ini. Begitu juga dengan calon lawan kami di laga kedua, Pasrepan Putra. Kami benar-benar tidak mengetahui kekuatan mereka,” beber coach Mul, panggilan akrabnya.
Coach Mul berharap, Kraton FC yang masih menyisakan empat laga, bisa menuai hasil positif. Apalagi peluang di Grup D, masih sangat terbuka lebar. “Kami harus memanfaatkan peluang yang ada. Walaupun ini sangat berat,” beber coach Mul.
Baca juga: Diwarnai Dua Kartu Merah, Kraton FC Dibekuk GDW FC dengan Skor Tipis
Sementara pelatih Pasrepan Putra Imam Ato’illah menyebut, faktor kelalahan fisik lawan memang menjadi modal timnya untuk mencari tiga poin.
Tetapi itu juga tidak mudah karena timnya juga harus mengatur ritme pertandingan agar timnya juga jangan sampai kelelahan.
Peluang di Grup D masih terbuka lebar bagi semua tim. Tentu ini jadi persaingan yang sengit.
“Waktu istirahat yang lama daripada Kraton FC menjadi keuntungan bagi kami untuk mempersiapkan diri, mengevaluasi dan memulihkan fisik,” beber Ato’ilah.
Dari laga sebelumnya, Ato’ilah sudah mengevaluasi timnya, yang salah satunya akan merotasi beberapa posisi penggawanya agar permainan lebih baik.
“Kraton FC tim yang bagus dan pemain-pemainnya berpengalaman, jadi waktu istirahat pendek bukan suatu kelemahan,” bebernya.
Baca juga: Pohjentrek FC Libas Pasrepan Putra FC dengan Skor Tipis 2-1
Tapi dia yakin, dengan semangat juang dan motivasi yang tinggi dari para pemain, mungkin nanti yang akan menjadi penentu kemenangan
“Selain jeda istirahat yang singkat, kami harus meminimalisir pemain yang cedera. Supaya mereka bisa berlaga jika lolos ke babak 8 besar bahkan hingga final nanti,” beber Ato’illah. (fun)
Editor : Fandi Armanto