BANGIL, Radar Bromo-Tim-tim yang berlaga di Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025, bukan hanya harus beradu teknik dan strategi di lapangan.
Di turnamen berhadiah total lebih dari dua ratus juta rupiah ini, mereka juga harus mengatur tempo untuk menyiasati kelelahan fisik. Jadwal padat dan jeda pertandingan yang singkat bisa jadi ganjalan.
Tilik saja di Grup B, ada tim SS Purwodadi yang akan bertanding dengan Winongan Maju, Selasa (9/9) sore.
Tim yang dilatih Edy Winarno ini praktis hanya punya waktu sehari untuk istirahat. Mereka baru saja berlaga melawan Tutur FC pada Minggu (7/9) lalu.
Lelahnya fisik para pemain ini tentu menjadi perhatian Edy Winarno, pelatih kepala SS Purwodadi.
Baca juga: Nofi si Kapten Persekabpas Cetak Brace saat SS Purwodadi Gasak Tutur FC di Laga Perdana
Apalagi, mereka masih punya sisa empat laga di babak penyisihan. Yakni melawan Winongan Maju FC, Rejoso FC, Prigen FC dan tentu saja tuan rumah Bangil FC yang akan menjadi laga terakhir SS Purwodadi di babak penyisihan Grup B.
Bagi Edy, keempat tim ini punya pemain dengan materi yang bagus-bagus. “Semua punya kelebihan dan kelemahan. Ini yang harus kami antisipasi. Terutama lini depan dan tengah yang harus kami evaluasi,” beber Edy Winarno.
Khusus untuk laga melawan Winongan Maju FC, dia melihat tim ini punya kualitas. Baik dari pemain lokalnya hingga pemain luar yang direkrut. Calon lawan mereka punya waktu istirahat lebih lama ketimbang timnya.
“Kami akan memaksimalkan pemain hingga bisa meraih hasil terbaik dan lolos ke 8 besar,” terang Edy Winarno.
Di lain pihak, pelatih Winongan Maju Agus Sutiyanto jelas akan memanfaatkan kelelahan fisik pemain SS Purwodadi.
Baca juga: Winongan Maju FC Menang Tipis Atas Prigen FC, Agies Armediansyah Cetak Brace
Kata pelatih yang akrab disapa Goes Opiec ini, Winongan Maju harus meraih tambahan tiga poin saat berlaga melawan SS Purwodadi. Sehingga laga ini sangat penting dan wajib menang.
“Kami juga akan menambah kekuatan di lini tengah dan belakang. Karena kami tahu, lini tengah dan depan lawan kami begitu kuat,” beber Goes Opiec. (fun)
Editor : Fandi Armanto