GRATI, Radar Bromo-Pesta gol terjadi di Grup A, Piala Bupati Pasuruan Superleague, Rabu (3/9) sore.
Dalam laga yang digelar di Lapangan A Yani, Grati, tim Gempol FC mencukur Rembang United dengan skor telak 7-0.
Tim Gempol FC yang memiliki pemain pengalaman mampu menumbangkan tim Rembang United.
Sejatinya kedua tim tampil trengginas di awal babak pertama. Namun Gempol FC mampu menguasai permainan,
Gempol FC bahkan berhasil menjebol gawang tim lawan dengan 5 gol di babak pertama.
Gol pertama Gempol FC diciptakan Luxi Irawan. Dribling pemain nomor punggung 6 tersebut berhasil menembus pertahanan tim lawan sampai mencetak gol pada menit ke 4.
Ketenangan permainan kembali membuat Gempol FC unggul 2-0 di menit ke 12. Pencetaknya Daniel Putra, bernomor punggung 11.
Di menit ke 20, gol ketiga tercipta dari tendangan sudut yang kemudian pemain bernomor punggung 12 yakni M Iqbal P, membuatnya lewat heading.
Menit ke 33 pemain bernomor punggung 5 kembali mencetak gol. Tendangan pemain bernomor punggung 5 tidak bisa ditepis oleh giper tim lawan, yang akhirnya gol ke lima tercipta oleh pemain berpunggung 6, Luxi Pratama. Sampai pluit berakhirnya babak pertama skor tidak berubah 5-0.
Tim Rembang United mencoba untuk bangkit pada babak kedua. Serangan demi serangan telah dilakukan. Beberapa tendangan sempat diluncurkan. Tapi dengan mudah giper Gempol Fc menangkapnya.
Di babak kedua tim Rembang United mencoba meningkatkan ritme permainan. Bahkan sempat berkali-kali mengancam pertahanan lawan.
Tapi beberapa kali serangan Rembang United digagalkan oleh pemain bertahan Gempol FC dengan apik.
Hingga mental Rembang United seakan jatuh. Buktinya, gawang Rembang United yang dijaga Rizal Afton, kembali dibobol dua gol.
Gol di babak kedua tercipta di menit 67 gol oleh pemain bernomor punggung 11, Daniel Putra.
Satu gol penutup terjadi di menit ke 78. Ini setelah pemain Rembang United melakukan pelanggaran di kotak pinalti. Hingga wasit memberikan hadiah pinalti.
Wisnu Tegar, bernomor punggung 8 yang dipercaya menjadi eksekutor, sukses menunaikan tugasnya..
Pelatih Rembang United Solikhin mengakui kekuatan tim lawan. “Saya akui tim Gempol memiliki pengalaman yang matang. Sehingga permainan dikuasainya selama pertandingan. Gol tercipta juga memang karena kesalahan pemain kita. Kita yang murni pemain desa sudah berupaya semaksimal mungkin,” sampainya.
Namun kekalahan ini masih belum berakhir. Masih ada beberapa pertandingan lagi. Yang menjadi kelemahan kali akan diperbaiki sebaik mungkin. Terutama sector pertahanan dan serangan.
Sementara pelatih Gempol Fc Sunardi bersyukur dengan pertandingan kali ini. Tentu bermain dengan santai, bukanlah proses yang mudah. Pemainnya sudah melalui banyak latihan. “Kami akan evaluasi lagi untuk menambah kekuatan tim,” sampainya. (zen/fun)
Editor : Fandi Armanto