Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tim-tim di Pasuruan-Probolinggo Siap Tempur di 32 Besar Piala Soeratin

Inneke Agustin • Sabtu, 19 Juli 2025 | 14:36 WIB

 

SEARAH JARUM JAM: Badrin (Assyabaab), Willy (Persekabpas) Reyhan Bimantara (Persekap), Ihfan Gennarosi Abdi Permana (Persipro) dan pemain Pasuruan United.
SEARAH JARUM JAM: Badrin (Assyabaab), Willy (Persekabpas) Reyhan Bimantara (Persekap), Ihfan Gennarosi Abdi Permana (Persipro) dan pemain Pasuruan United.

PASURUAN, Radar Bromo-Lima tim dari Pasuruan dan Probolinggo lolos dari babak penyisihan Piala Soeratin U-17.

Kelimanya memastikan bakal berlaga di babak 32 besar yang akan digeber mulai Minggu (20/7) besok. Semuanya on fire dan yakin bisa meraih kemenangan.

Dari lima tim, hanya Persekap Kota Pasuruan yang akan menjadi tuan rumah. Sementara tiga tim akan berlaga di luar kandang. (lihat grafis).

Kelima tim sudah melakukan persiapan karena di babak 32 besar memakai sistem gugur hingga babak final nanti. Babak 32 besar tak ubahnya laga final yang harus dilewati dengan kemenangan supaya bisa lolos ke tahap selanjutnya.

Di Kota Pasuruan, Persekap meyakini bisa mengalahkan tim Pasuruan United. Tim besutan Asyari Cahyani ini optimistis bisa melangkah lebih jauh, karena berkaca dari babak penyisihan.

“Selama babak penyisihan, kami belum pernah kalah. Gawang kami juga clean sheet,” beber Asyari Cahyani.

Walau timnya buta akan kekuatan Pasuruan United, Asyari percaya, anak asuhnya punya semangat tinggi untuk bermain lepas yang menjadi ciri khas timnya.

Semangat Persekap junior pernah juara Liga Remaja (kompetisi sebelum Piala Soeratin, red) di tahun 2008 menjadi pelecutnya.

“Kami memang tidak tahu bagaimana komposisi Pasuruan United. Sebab tim ini home base-nya ada di Mojosari, Mojokerto meski memakai nama Pasuruan United. Satu yang tak boleh kami lakukan adalah meremehkan lawan,” kata pria yang juga Lurah Pandaan itu.

Selain Persekap, satu tim lagi yang beruntung akan melakoni laga 32 besar di Pasuruan adalah Assyabaab Bangil.

Tim besutan Anton ini akan bertemu Akor FC, yang laganya digelar di Stadion Untung Suropati.

“Kami begitu percaya diri karena di babak penyisihan, materi pemain Assyabaab Bangil sudah bagus. Kami yakin bisa tembus hingga babak final,” terang Abubakar Assegaf, Pembina Assyabaab Bangil.

Sementara itu, Persekabpas yang di babak penyisihan menjadi tuan rumah, harus rela melakoni laga di Stadion Anjuk Ladang di Kabupaten Nganjuk. Mereka harus meladeni tuan rumah Persenga Nganjuk.

Walau begitu, tim besutan Irfan Junaidi ini punya modal kuat karena tak pernah kalah selama babak penyisihan.

“Mohon doanya agar kami bisa melangkah lebih jauh. Ini adalah arek-arek Laskar Sakera muda yang semangatnya sedang on fire,” beber Irfan Junaidi.

Beralih ke Probolinggo, tim Persipro 1954 U-17 akan menghadapi PSIL Lumajang. Tim ini juga optimistis karena mereka mampu tampil garang di babak penyisihan Grup M Piala Soeratin.

Skuad muda kebanggaan Kota Probolinggo ini berhasil keluar sebagai pemuncak grup usai mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga laga krusial.

Manajer Persipro 1954 U-17, Irfan Hasani mengungkapkan bahwa timnya tergabung dalam grup tangguh bersama PSPK Kota Pasuruan, Persebo 1964, dan Pasuruan United.

Namun anak-anak muda Serigala Tengger tampil penuh semangat dan percaya diri sejak pertandingan pertama.

Laga pembuka pada Sabtu (12/7) menjadi ajang pembuktian. Persipro 1954 U-17 sukses menaklukkan PSPK Kota Pasuruan dengan skor tipis namun berharga, 1-0.

Gol kemenangan dicetak oleh Femas di menit ke-85, usai memanfaatkan peluang di penghujung laga dengan dingin.

Tak mau kehilangan momentum, keesokan harinya Minggu (13/7), Persipro kembali menunjukkan konsistensinya. Kali ini giliran Persebo 1964 yang dibuat tak berkutik lewat gol semata wayang Roihan di menit ke-51. Dua kemenangan beruntun membuat Persipro kokoh di puncak klasemen sementara.

Di laga terakhir fase grup kontra Pasuruan United, meski hanya bermain imbang 1-1, Persipro tetap memastikan diri sebagai juara grup dengan koleksi 7 poin. Roihan kembali jadi pahlawan dengan gol penyama kedudukan di menit ke-70.

“Alhamdulillah, anak-anak tampil disiplin dan tidak kenal lelah. Hasil ini buah kerja keras tim,” ujar Irfan Hasani, yang juga personel aktif TNI AU di Skadron Udara 21, Lanud Abdul Saleh Malang.

Dengan status juara grup, Persipro 1954 U-17 melangkah mantap ke babak 32 besar. Tantangan selanjutnya, mereka harus menang atas tim tuan rumah, di Stadion Semeru pada Minggu (20/7) sore.

Untuk mematangkan persiapan, Irfan menyebut timnya menggelar sesi latihan intensif pada Jumat (18/7) dan Sabtu (19/7) pagi sebelum berangkat ke Lumajang. “Kami sudah siapkan rencana cadangan bila laga harus ditentukan lewat adu penalti. Algojo sudah kami pilih,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya memastikan semua pemain dalam kondisi prima dan tak ada yang terkena akumulasi kartu. Persiapan strategi pun terus dimatangkan.

“Kami pertimbangkan formasi 4-4-3 atau 3-5-2. Semuanya fleksibel, tergantung bagaimana permainan lawan nanti,” jelas Irfan.

Irfan menegaskan bahwa sistem yang digunakan di babak 32 besar adalah sistem gugur. Karena itu, laga ini menjadi hidup-mati.

“Tidak ada lawan ringan di babak ini. Semua tim pasti kuat. Tapi kami optimistis bisa curi poin di kandang PSIL dan lolos ke 16 besar. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Probolinggo,” pungkasnya penuh semangat. (gus/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#persekabpas #persipro #piala soeratin #liga remaja