Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hibah KONI Kota Probolinggo Menyusut Rp 500 Juta, Dari yang Awalnya Segini

Arif Mashudi • Sabtu, 8 Maret 2025 | 15:25 WIB

 

Logo KONI
Logo KONI

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Tahun 2025, KONI Kota Probolinggo hanya mendapatkan hibah Rp 4,5 miliar.

Dari anggaran hibah itu, KONI Kota rencana alokasikan sekitar Rp 2 miliar untuk persiapan gelaran Porprov.

Anggaran itu jauh lebih besar dibanding saat gelaran Porprov 2023 lalu, dengan hibah KONI mencapai hampir Rp 11 miliar lebih.

Boleh dibilang, hibah KONI tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Tahun 2024 sebesar Rp 5,5 miliar. Bahkan, jika dibanding hibah KONI tahun 2023 saat gelaran Porprov mencapai hampir Rp 11 miliar.

Turunnya hibah untuk KONI ini juga dibenarkan Plt Ketua KONI Kota Probolinggo Imanto.

“Iya, hibah KONI tahun ini sebesar Rp 4,5 miliar. Padahal tahun ini ada gelaran Poprorv Jatim,” katanya.

Dengan anggaran hibah tersebut, diakui Imanto, KONI berupaya maksimal untuk persiapan pelaksanaan Porprov.

Karena itu, dari Rp 4,5 miliar itu, dialokasikan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk persiapan porprov, sebesar 1,5 miliar cabang olahraga (cabor) dan sisanya Rp 1,5 miliar untuk sekretariat KONI.

Di Kota Probolinggo memiliki 43 cabor. Namun, tidak semua cabor nanti akan diberangkatkan mengikuti Porprov. KONI akan melihat cabor dan atlet-atlet yang berpotensi dan berprestasi untuk diberangkatkan ke Porprov.

Selain itu, minimal 2 bulan sebelum Porprov, akan diadakan puslatkot (pemusatan latihan kota).

Sementera itu, anggaran hibah untuk KONI tahun 2025 ternyata dampak efisiensi. Sebelumnya, KONI Kota Probolinggo dialokasikan mendapat dana hibah sebesar Rp 5 miliar.

Namun Pemkot Probolinggo harus memangkas hibah KONI sebesar Rp 500 juta. Sehingga, KONI tahun ini hanya mendapatkan hibah sebesar Rp 4,5 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, Rachma Deta Antariksa. Saat dikonfirmasi, Deta membenarkan adanya kebijakan efisiensi anggaran pengurangan nilai hibah pada lembaga dan organisasi.

Termasuk hibah KONI yang semula Rp 5 miliar, dikurangi Rp 500 juta menjadi Rp 4,5 miliar.

”Tidak hanya anggaran KONI yang dikurangi. Anggaran lainnya seperti Pramuka dari 400 juta dikuarangi 40 juta. Jadi pengurangan hibah itu memang dampak efiesiensi anggaran,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Sementara itu, Zulfikar Imawan selaku Ketua KONI terpilih membenarkan adanya kebijakan pengurangan anggaran KONI dari Rp 5 miliar menjadi Rp 4,5 miliar. Tentunya, itu menjadi perhatian serius untuk mengkaji ulang pengalokasian anggaran yang minim tersebut. namun dirinya berupaya pengurangan hibah KONI tersebut, tidak berdampak pada alokasi anggaran cabor.

”Nanti kami upayakan pengurangan hibah KONI sebesar Rp 500 juta itu diambilkan dari anggaran sekretariat dan kegiatan porprov. Untuk nilainya berapa, masih kami kaji, dan pasti upaya anggaran cabor tidak berkurang,” katanya.

Dengan anggaran minim, dikatakan Iwan, pihaknya tetap berupaya akan maksimal turun dalam Porprov Jatim 2025 nanti. Tentunya, prioritaskan pada pengiriman atlet-atlet potensial untuk bisa ikut tanding dalam Porprov Jatim.

”Untuk anggaran akan dikaji kembali. Termasuk untuk porprov, akan lebih selektif untuk pengiriman atlet potensial,” ujarnya. (mas/fun)

Editor : Abdul Wahid
#iwan #nasdem #koni kota probolinggo #Musorkot #SUARA