PASURUAN, Radar Bromo - Peluang RANS Nusantara bertahan di Liga 2, makin tipis. Klub milik Raffi Ahmad ini menelan kekalahan saat melawan Persikas Subang dalam lanjutan babak play off degradasi, Minggu (9/2). RANS tumbang dengan skor 1-3.
Kekalahan dalam laga di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, ini membuat posisi RANS di klasemen grup K tidak beranjak. Tetap di juru kunci dengan raihan dua poin. Dari hasil lima pertandingan, dua kali imbang, dan tiga kali mengalami kekalahan. Alhasil, kekalahan ini menutup peluang RANS bertahan secara otomatis.
Sebab, hanya pemuncak grup dan runner up babak play off degradasi yang dipastikan bertahan. Apalagi, babak play off menyisakan tiga pertandingan. Sementara, Persikas semakin kokoh di puncak dengan 10 poin.
Kedua tim sebenarnya sama-sama memainkan permainan menyerang. Namun, Persikas unggul lebih dulu melalui gol Aidil Usman Diara. RANS sempat menyamakan kedudukan melalui M. Isa di menit 52. Namun, Persikas kembali unggul lewat Fernandes Oliveira Tiago di menit ke-53.
Persikas memperlebar keunggulan melalui Razan Syifa Nur Akbar di menit ke-82. Meski tertinggal dua gol, namun RANS tetap tampil ngotot. Alhasil karena sama-sama bernafsu mencetak gol, ada insiden saling dorong antara M. Isa dengan Bagas Satrio Nugroho. Keduanya diganjar kartu merah.
Coach RANS Nusantara Edi Sudiarto mengatakan, pertandingan kali ini bukanlah milik RANS. Meski banyak peluang yang tercipta, namun tidak berbuah gol. Sebaliknya, Persikas hanya memiliki beberapa peluang, namun mampu berbuah gol.
Terkait peluang bisa bertahan di Liga 2, Edi mengaku memang tidak mudah. Pihaknya mencoba realistis dengan mengejar posisi tiga klasemen. Tentunya dengan meraih kemenangan di tiga laga tersisa.
“Agak berat memang. Namun, tidak ada yang tidak mungkin. Kalau bisa menang, poin kami 11. Lalu, main di babak play off dengan peringkat 3 grup J,” ujarnya. (riz/rud)
Editor : Ronald Fernando