Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

RANS Nusantara Rawan Degradasi, Harus Fokus ke Dua Pertandingan Sisa

Fahrizal Firmani • Sabtu, 28 Desember 2024 | 16:45 WIB
PERFORMA MENURUN: Pemain Rans Nusantara FC saat berlaga melawan Gresik United di Stadion Untung Suropati, beberapa waktu lalu.
PERFORMA MENURUN: Pemain Rans Nusantara FC saat berlaga melawan Gresik United di Stadion Untung Suropati, beberapa waktu lalu.

PASURUAN, Radar Bromo - Posisi RANS Nusantara FC saat ini berada di posisi tidak menguntungkan. Berada di peringkat ketujuh.

Hanya satu peringkat di atas Persewar Waropen, yang menjadi juru kunci grup Liga 2. Kondisi ini membuat skuad Edi Sudiarto ini rawan terdegradasi ke Liga Nusantara.

Saat ini Rans baru mengumpulkan sembilan poin dari 11 laga yang dilakoni. Hasil dari dua kali kemenangan, tiga kali imbang enam kali kalah. Dengan gol memasukkan tiga dan 16 kali kebobolan.

Meski posisinya sulit, penggawa tim milik Raffi Ahmad itu optimistis bisa keluar dari jurang dan lolos dari degradasi.

Sementara babak penyisihan grup hanya menyisakan dua pertandingan. Yakni laga tandang melawan Persipal Palu dan laga melawan Persewar Waropen di kandang, di stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Secara matematis, peluang Rans Nusantara FC untuk meangsek ke papan tengah, sangat kecil.

Namun mereka masih memiliki peluang untuk bertahan di Liga 2. Sebab tim yang tidak lolos ke babak delapan besar liga dua, bisa mengikuti laga play off. Jika menang, bisa bertahan di liga dua musim depan. Namun jika kalah, tentu akan terdegradasi.

Coach Rans Nusantara, Edi Sudiarto menyebut peluang lolos ke delapan besar sudah tertutup.

Pihaknya berupaya realistis. Saat ini timnya fokus agar tidak terdegradasi dan bisa bertahan di liga dua tahun depan.

"Tidak akan langsung degradasi. Tim yang tidak lolos delapan besar, bisa mengikuti babak play off. Di pertandingkan lagi agar bisa bertahan," katanya.

Jika hasil buruk terus diraih Rans Nusantara FC, bukan tidak mungkin tim ini akan turun berlaga di Liga Nusantara. Sebab, di laga play off, tiga tim terbawah yang dipastikan akan terdegradasi.

Meski begitu, pihaknya tetap fokus menyelesaikan dua pertandingan tersisa di grup.

Rans Nusantara akan all out sebab meski tidak lolos ke 8 besar. Rans Nusantara FC masih bisa menjadi penentu tim yang lolos delapan besar. Mengingat hanya Persipal, Persela, Persibo hingga Deltras yang punya peluang lolos.

Pihaknya menargetkan bisa menang di dua pertandingan ini. Apalagi di pertandingan melawan Persipal pada 4 Januari mendatang, Rans Nusantara FC sudah bisa menurunkan Bektur Talal Uglu asal Kysgirstan usai dokumen adminsitrasinya rampung.

Edi menjanjikan, permainan buruk di tiga laga terakhir tidak akan terulang. Dalam laga itu, Rans Nusantara mudah sekali kebobolan di menit awal. Kondisi ini membuat mental pemain terganggu sehingga akhirnya kalah di pertandingan ini.

"Sejumlah kesalahan di pertandingan lalu dicoba diperbaiki. Misalnya meningkatkan konsentrasi pemain agar tidak kecolongan di menit awal," jelas Edi.

Dalam babak play off, Edi menjanjikan permainan Rans lebih baik. Kabar baik, manajemen bakal menambah amunisi dengan dua pemain asing. Meski belum diketahui nama dan asal mana pemain ini. Namun tambahan pemain asing ini menjadi angin segar untuk mempertajam taji permainan Rans.

"Di awal tahun ini, ada dua pemain asing yang datang. Mereka akan melengkapi kuota tiga pemain asing," tutur Edi.

Memang di tengah kompetisi, performa Rans Nusantara terlihat menurun. Ada kabar tim ini akan dijual oleh Raffi Ahmad yang mengaku tak untung selama mengelola klub. Bahkan Raffi Ahmad kini lebih konsentrasi ke tim basket, daripada ke sepakbola. (riz/fun)

Editor : Ronald Fernando
#Rans Nusantara #degradasi #raffi achmad #liga 2 #RANS