PASURUAN, Radar Bromo - RANS Nusantara harus mengakhiri lawatan mereka di Papua dengan hasil kurang baik.
Bermain di Stadion Mandala, Jayapura, dalam lanjutan Liga 2, RANS digilas empat gol tanpa balas saat berhadapan dengan Persipura.
Dua gol dicetak di babak pertama. Melalu Ali Nouri Zangir lewat titik putih di menit ke-17 dan Ramai Melvin Rumakiek di menit ke-32.
Sementara dua gol lainnya dicetak di babak kedua. Melalui Marinus Mariyanto menit ke-73 dan Rafael Sunuk di menit 89.
Dalam pertandingan ini, RANS tidak bisa menurunkan dua pemain asingnya. Yakni, Joalisson Santos asal Brazil karena sedang sakit.
Sementara Ismael Salim Dunga asal Kenya tidak bisa bermain karena dalam kondisi kurang fit.
Tidak adanya dua pemain asing di tubuh RANS ini, membuat Persipura begitu mendominasi.
Mereka melancarkan serangan mematikan lewat tengah. Antisipasi yang dilakukan oleh pemain RANS tidak berhasil. Karena Persipura bermain luar biasa.
Hasil ini membuat poin yang dimiliki RANS tidak berubah. Dalam delapan pertandingan, RANS berhasil mengumpulkan sembilan poin.
Hasil dari dua kali menang, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah. Dengan rekor memasukkan enam gol dan kemasukan 14 gol.
Coach RANS Nusantara Edi Sudiarto mengakui, permainan lawan sangat luar biasa.
Pihaknya sebenarnya sudah berupaya mengantisipasi dengan mencegah serangan pemain Persipura dari sayap, karena melihat permainan mereka saat melawan Persipal.
Namun, rupanya Persipura menyerang lewat tengah. Meski di pertandingan awal sempat mengalahkan Persipura dengan skor 1-0, pihaknya sadar pertandingan ini akan berbeda. Karena dalam pertandingan ini bermain di kandang lawan.
"Kami ucapkan selamat pada Persipura yang bermain luar biasa. Dalam dua pertandingan mencetak delapan gol," tutur Edi.
Sementara itu, Coach Persipura Ricardo Salampessy sangat senang dengan hasil ini. Para pemain berhasil menjalankan intruski pelatih di pertandingan.
Meski raihan dalam dua pertandingan melawan Persipal dan RANS sangat baik, pihaknya enggan jumawa. Katanya, banyak yang perlu diperbaiki.
"Kami bersyukur bisa meraih hasil positif. Namun, kami masih terus berproses agar bisa meraih hasil yang lebih baik lagi," jelasnya. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin