DRINGU, Radar Bromo-Turnamen e-Sport Kapolda Jatim Cup 2024 selesai digelar. Tim e-Sport perwakilan dari Polres Probolinggo dalam turnamen tersebut keluar sebagai runner up setelah dikalahkan oleh tim e-Sport perwakilan Polres Gresik.
Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanty mengatakan, turnamen e-sport Kapolda Jatim Cup 2024 tersebut bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) ke-74 tersebut. Ada dua kategori yakni Mobile Legends Bangbang (MLBB) dan PUBG Mobile dan diikuti oleh 6.484 tim.
Turnamen eSport yang mempertandingkan dua kategori yakni Mobile Legends dan PUBG Mobile dan diikuti oleh 6.484 tim, terdiri dari 5.000 tim Mobile Legends dan 1.484 tim PUBG Mobile dari 39 Polres jajaran se Jawa Timur itupun berakhir pada Rabu (26/6).
"Dari 6.484 tim rinciannya, 5.000 tim Mobile Legends Bangbang dan 1.484 tim PUBG Mobile dari 39 Polres jajaran se Jawa Timur. Alhamdulillah, tim PUBG dari Polres Probolinggo jadi runner-up," katanya.
Sementara itu, dalam rilis, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, bahwa perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan bagi dunia olahraga. Salah satunya e-Sport.
"e-Sports saat ini telah menjadi fenomena global yang mendapatkan pengakuan luas dan menginspirasi banyak orang di berbagai belahan dunia," kata Kapolda Jatim.
Kapolda berharap event tersebut dapat menjadi momentum bagi para generasi muda untuk berperan aktif dalam kampanye anti narkoba, anti radikalisme, dan membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. e-Sport juga memiliki potensi untuk disalahgunakan, seperti untuk penipuan online, penawaran obat terlarang, dan lainnya.
"Oleh karena itu, penting bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk cerdas bermedia sosial dan tidak terjerumus dalam kegiatan-kegiatan yang merugikan," tambahnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid