Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasuruan United Tekuk PSAB Aceh Besar 4-1, Tapi Diminta Jangan Berpuas Diri

Muhamad Busthomi • Kamis, 2 Mei 2024 | 03:12 WIB
CETAK BRACE: Nurchaqiqi (tengah) yang mencetak dua gol dalam laga melawan PSAB Aceh Besar.
CETAK BRACE: Nurchaqiqi (tengah) yang mencetak dua gol dalam laga melawan PSAB Aceh Besar.

BANGIL, Radar Bromo–Pasuruan United membuka kans untuk lolos ke babak 32 besar zona nasional.

Ini setelah tim asuhan Irfan Junaidi tersebut, berhasil mengalahkan PSAB dalam laga lanjutan Babak 80 Besar Liga 3 Nasional.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion RAA Adi Wijaya Garut, Rabu (1/5) siang, Laskar Santri Mbeling meraup poin penuh dengan kemenangan gemilang 4-1.

Setelah hasil imbang dalam laga perdana, Pasuruan United kali ini turun dengan performa yang lebih meyakinkan. Seri gol dimulai dengan cepat bagi Pasuruan United. Mahdi Fatoni mencetak gol pertama untuk memimpin timnya.

Setelah membangun momentum, Chaqiqi menambahkan dua gol lagi untuk memperlebar keunggulan Pasuruan United.

Namun, PSAB berhasil mencuri satu gol melalui tendangan penalti yang diberikan karena pelanggaran handsball.

Sebelum turun minum, Pasuruan United kembali memperlebar selisih gol dengan gol keempat yang dicetak oleh Sadam, memastikan dominasi mereka di lapangan.

Setelah memang besar, tim Pasuruan United melakoni babakkedua dengan lebih santai.

Pelatih Pasuruan United Irfan Junaidi bersyukur timnya bisa meraih poin penuh di laga kedua.

Hasil pertandingan itu sekaligus menempatkan Pasuruan United di peringkat teratas klasemen sementara Grup F. Mengingat, di sesi kedua, tuan rumah Persigar harus menerima kekalahan dari Persipani dengan skor 2-4.

”Alhamdulillah di laga kedua anak-anak sudah mampu adaptasi dengan venue dan cuaca disini, kami akui di laga perdana kemarin memang berat salah satunya karena belum adaptasi,” kata Irfan.

Ia mengapresiasi anak asuhnya yang cukup baik dalam menjalankan instruksi pelatih. Selama pertandingan berlangsung, para pemain diminta lebih banyak menerapkan gegenpressing dalam membangun serangan.

Irfan cukup yakin strategi itu mampu menekan tim lawan serta menutup ruang gerak mereka.

”Kami lebih banyak melakukan serangan-serangan press atas, karena di awal laga kami melihat kondisi tim lawan kurang begitu bugar,” kata Irfan.

Meskipun dalam analisis tim lawan yang dilakukan sebelumnya, kata Irfan, menunjukkan bahwa PSAB bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.

SUMBANG SATU: Mahdi Fatoni alias Okto yang juga ikut menyumbang sebiji gol saat Pasuruan United menekuk PSAB.
SUMBANG SATU: Mahdi Fatoni alias Okto yang juga ikut menyumbang sebiji gol saat Pasuruan United menekuk PSAB.
Mereka punya skill individu yang baik. Namun kebugaran pemain yang kurang baik, dimanfaatkan untuk mencetak gol di menit pertama.

”Setelah kami amankan dua gol, terlihat mental mereka mulai down,” kata dia.

Kendati demikian, Irfan mengingatkan timnya agar tak cepat berpuas diri. Kemenangan yang didapat kali ini, harus disyukuri.

Namun bukan berarti mereka bisa lengah. ”Karena masih ada dua pertandingan, dan kita harus tetap all out,” katanya. (tom/fun)

Editor : Fandi Armanto
#liga 3 zona nasional #Pasuruan United