PROBOLINGGO, Radar Bromo- Langkah Persipro 1954 terhenti di babak 16 besar Liga 3 Jatim.
Klub berjuluk Laskar Serigala Tengger itu didiskualifikasi lantaran dinilai melakukan pelanggaran berat.
Meski Persipro sudah tak lagi ikut kompetisi, bukan berarti karir pemainnya tamat. Sebab ada beberapa pemain Persipro 1954 yang dilirik tim lain.
Manajemen pun tak menyoalkan apabila ada pemain yang pindah.
Asisten Manajer 2 Persipro 1954, Totok mengatakan belum dapat memastikan jumlah keseluruhan pemain yang hendak berhijrah.
Tapi dia membenarkan ada rencana pemainnya yang bakal pindah karena diminati tim lain.
Di antaranya ada penjaga gawang Persipro 1954, Septi Karlos Wister Nyike alias Kalos. Selain itu ada pula Fajar Mubaroqi, Eko Wahyudi, Mohammad Akbar Rhomadani, Ahmad Hamzah, termasuk pencetak gol terbanyak untuk tim Persipro 1954 yaitu Risdianto Prasetyo. “Tapi kelihatannya Risdianto masih enggan,” katanya.
Sejumlah kesebelasan yang melirik para pemain Persipro tersebut mulai dari Persekabpas Pasuruan, NZR Sumbersari dan Persibo Bojonegoro.
“Tapi memang masih belum bisa ditentukan siapa dan ikut kemana. Sebab saat ini mereka masih mencoba menghubung-hubungi. Kan nanti terserah pemainnya mau ikut yang mana,” katanya.
“Yang pasti statusnya yang berubah. Karena kemarin gagal di 16 besar, otomatis kontrak dengan Persipro 1954 habis,” beber Totok.
“Nantinya akan dikontrak kembali. Bila memang jadi bergabung dengan tim baru, kemungkinan mereka baru bisa dimasukkan ke tim baru saat masuk di putaran nasional,” katanya. (gus/fun)
Editor : Abdul Wahid