MOJOKERTO, Radar Bromo - Rentetan tren positif Assyabaab Bangil terhenti. Di laga ketiga Sabtu (9/12), tim besutan Kasianto itu harus mengakui keunggulan tuan rumah PS Mojokerto Putra dengan skor tipis 1-2.
Meski kalah, pelatih Assyabaab Bangil Kasianto menilai, anak asuhnya sudah tampil bagus.
“Permainan sudah bagus. Laga juga sudah bagus. Kedua tim saling serang. Hanya memang wasitnya istimewa… hahahaha,” ujar Kasianto sambal terkekeh menyindir kepemimpinan wasit usai laga.
Menurut Pak Kas -panggilan akrab Kasianto- keputusan wasit kerap menguntungkan tuan rumah. “Pemain kami dipukul gak pelanggaran. Dan yang saya tak terima itu, proses terjadinya penalti (yang akhirnya memenangkan tim tuan rumah),” terangnya.
Proses terjadinya penalti itu memang cukup unik. Sempat tertinggal 0-1, Assyabaab berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 63, lewat bintangnya, Zidan.
Setelah itu, bola untuk tuan rumah di garis tengah. Pemain PSMP lalu mengirim umpan Panjang. Bola ditangkap penjaga gawang Assyabaab, yang lantas terjadi benturan dengan pemain depan PSMP.
“Itu sebenarnya bukan pelanggaran. Cari-cari (penalti) itu. Sepenuhnya itu bola dalam penguasaan penjaga gawang. Eh, malah pelanggaran,” kritik Pak Kas.
Meski sempat mendapat protes, namun tendangan penalty tetap diberikan. “Sejak awal, saya sudah ingatkan anak-anak, waspadai faktor nonteknis.,” aku Pak Kas.
Pak Kas sendiri tak ambil pusing. Ia lebih memilih mengalihkan konsentrasi ke laga selanjutnya.
“Saya minta anak-anak tak terlalu memikirkannya (kekalahan factor nonteknis). Senin akan Kembali Latihan dan sekaligus evaluasi,” paparnya. (mie)
Klasemen sementara
PSMP 3 3 0 0 6-2 9
Assyabaab 3 2 0 1 7-3 6
Persenga 3 2 1 0 1-3 1
Simo Putra 3 2 1 0 3-9 1