DRINGU, Radar Bromo - Cabor Muaythai Jawa Timur keluar sebagai juara umum dalam Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) XXI Aceh–Sumut 2024. Sebanyak 19 medali diraih dan 4 medali di antaranya disumbang 3 atlet Muaythai Kabupaten Probolinggo.
Ketiga atlet yang berhasil merebut medali di ajang BK PON tersebut yaitu, Dimas Lukito Wardhana menyabet 2 medali emas. Lalu, medali perak disumbang Ikke Nurhayati di kelas 48 kg putri dan Erfin Nofitarini di kelas 54 kg putri.
Dimas Lukito Wardhana menyabet 2 emas pada dua kelas berbeda. Yaitu, kategori Muayboran dan Muayrobic putra.
Serno Lesmana, pelatih Muaythai Kabupaten Probolinggo mengatakan, torehan prestasi pada ajang BK PON XXI Aceh untuk para atletnya sangat membanggakan. Terutama Dimas, Ikke, dan Erfin yang berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perak. Mereka semua berada di bawah klub Muaythai Sasana Gadjah Mada Camp Probolinggo binaannya.
”Kami bangga dengan prestasi yang telah diraih para atlet binaan kami. Target utama tentu lolos kualifikasi dan meraih prestasi pada ajang PON Aceh tahun depan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Serno berharap, raihan prestasi yang dicapai itu tidak membuat para atlet berpuas diri. Setelah BK PON, para atlet supaya lebih giat berlatih dan mengikuti arahan dari para pelatihnya di pemusatan latihan Jawa Timur. Karena dengan begitu, mereka akan lebih berkembang dan siap untuk bertanding di ajang sebesar PON.
”Latihannya harus lebih giat dan semangat. Jika ingin benar-benar siap, harus ikuti arahan pelatih di pemusatan latihan Jatim,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Muaythai Jatim Baso Juherman mengatakan, torehan 19 medali itu sebanyak tujuh di antaranya merupakan medali emas. Medali emas itu disumbangkan dari empat nomor seni dan tiga nomor tanding.
”Alhamdulillah, kami bisa memenuhi target dengan menjadi juara umum,” katanya. (mas/hn)
Editor : Jawanto Arifin