Istimewanya, laga voli tarkam tahun ini juga dilakukan di 2 venue. Babak penyisihan dilaksanakan di Rusunawa Tembokrejo yang memakai lapangan outdoor. Baru di babak 16 besar sampai final dilaksanakan di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan.
Ada 46 tim peserta dari putra dan putri se-Kelurahan Kota Pasuruan yang ikut berlaga. Hingga pada 9 September berlangsung final. Hasilnya, tim putri Kelurahan Purutrejo menjadi pemenang, usai mengalahkan tim voli putri Wirogunan. Disusul juara 3 Tembokrejo dan juara 4 Gadingrejo.
Sementara untuk untuk tim putra, juara pertama adalah Kelurahan Sekargadung. Disusul juara kedua dari Bakalan dan juara ketiga dari Bukir.
Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo yang hadir dan mengikuti laga final mengucapkan ucapan terima kasih kepada kelurahan yang berpartisipasi, penonton dan juga suporter yang sportif dan tertib sampai laga final. “Niat Pemkot menyelenggarakan turnamen Bola Voli Tarkam ini adalah untuk membangun kebersamaan. Golek Seneng Golek Sehat. Sekaligus mencari bibit atlet voli di tingkat kelurahan,” ujarnya.
Melihat antusiasme yang besar dari masyarakat dalam laga voli ini, pemkot berjanji akan menyelenggarakan turnamen bola voli yang lebih besar lagi.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Basuki menambahkan, rangkaian turnamen tarkam tahun ini berjalan lebih meriah. Apalagi digelar saat pandemi menuju endemi. “Terutama voli tarkam yang mendapatkan antusiasme peserta dan penonton. Voli ini diharapkan menjadi tolak ukur untuk turnamen tarkam tahun depan agar lebih baik lagi,” ujarnya.
Melihat antusiasme voli tarkam ini, Wali Kota Saifullah Yusuf berharap ada turnamen voli antarklub yang rencananya akan digelar akhir tahun ini. (eka/adv)