Laga Persekap Jr juga diprediksi tak akan mudah. Sebab Arema FC adalah tim berat dan kini menghuni juara grup D. Persekap Jr juga harus kehilangan satu pemain bertahannya lantaran terkena akumulasi kartu.
Pelatih Persekap Jr Sujito berharap, anak didiknya bisa bermain lebih baik di laga terakhirnya melawan Arema FC. Pertandingan pamungkas itu sekaligus akan menentukan nasib Persekap Jr di Piala Soeratin U-17 musim ini.
Hasil seri 1-1 atas Persewangi Putra, menjadi tolak ukur Sujito untuk menentukan skuad sore nanti. Agar saat kick off, Persekap Jr mampu leading lebih dahulu dan menguasai pertandingan. Sujito juga sudah memoles lini depan Persekap Jr agar tak lagi buang-buang peluang.
“Tetap kami evaluasi kenapa bisa banyak menciptakan peluang (saat menghadapi Persewangi Jr) tapi tidak bisa gol. Dengan jeda sehari memang nggak ideal untuk evaluasi. Karena kami harus imbangi dengan pemulihan tenaga,” tandasnya.
Di laga sore nanti, Persekap Jr juga dipastikan tak bisa menurunkan Much Galang Saputro. Stoper andalan Persekap Jr tersebut, terkena akumulasi kartu dan harus absen. “Tapi kami sudah punya pelapisnya,” beber Sujito.
Sujito juga masih akan memakai formasi 4-3-3. Tiga penyerang yang dipasang diharapkan, bisa semakin banyak menciptakan peluang dan gol. “Karena di laga melawan Arema FC, kami harus menang jika ingin terus lanjut. Jika menang, kami bisa meraih posisi runner up,” beber Sujito.
Sujito mengakui, di ajang Piala Soeratin musim ini, dia hanya memiliki waktu singkat untuk persiapan. Tak sampai dua pekan. Tapi beruntung, di Kota Pasuruan, Askot PSSI memiliki banyak agenda turnamen. Sebut saja seperti Liga Tarkam.
“Dari Liga Tarkam tersebut, kami menjaring pemain. Beruntungnya lagi, orang tua dan wali murid dari para pemain, begitu mendukung. Kami memohon dukungan dan doa, agar langkah Persekap Jr bisa mulus dan menang,” beber Sujito. (tom/fun)