Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Adu Gengsi di Dua Kategori Suropati Race

Jawanto Arifin • Sabtu, 27 November 2021 | 13:21 WIB
AJANG BERGENGSI: Hari ini para cyclist bakal adu kebolehan di ajang Suropati Race yang dibagi dalam 2 kategori. (Istimewa)
AJANG BERGENGSI: Hari ini para cyclist bakal adu kebolehan di ajang Suropati Race yang dibagi dalam 2 kategori. (Istimewa)
PURWOREJO, Radar Bromo - Hari ini (27/11), sejarah baru bakal tercipta. Kota Pasuruan bakal jadi saksi ajang bergengsi perdana balap sepeda; Suropati Race. Ajang itu bakal dibagi dalam dua kategori. Yakni, criterium yang merupakan lomba dengan spesialis jalan raya seperti road race. Serta, elimination, yang sejatinya dihelat di velodrome, tapi kali ini digelar di jalan.

Setiap nomor akan diambil tiga terbaik sebagai juara lomba.

Kemarin (26/11), sejumlah perwakilan komunitas dan peserta hadir dalam technical meeting (TM) untuk persiapan Suropati Race. TM ini berlangsung selama 30 menit di pendapa kantor Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Chief Commissaire Suropati Race Mahmud Yunus mengungkapkan, ada dua kategori yang berbeda. "Tapi, tentunya dengan tidak mengurangi karakteristik lomba Suropati Race. Hal ini yang perlu dipahami oleh semua pihak," ungkapnya.

Ia menjelaskan, penentuan juara untuk jenis criterium itu berdasarkan poin yang diperoleh. Juara harus menempuh jumlah putaran yang telah ditentukan. Dan untuk poin dalam criterium ini, di tentukan oleh intermidiate sprint. Diambil dalam setiap dua lap.

Peserta yang berada di urutan pertama dalam setiap intermediate, dapat poin lima. Sedangkan yang di urutan kedua mendapatkan poin tiga. Di urutan tiga mendapat poin dua, sementara yang urutan keempat mendapat poin satu.

"Jumlah perolehan poin di setiap intermediate sprint yang paling banyak menjadi juara. Tapi, peserta harus menempuh jumlah putaran yang telah ditentukan dan tanpa melakukan pelanggaran," ungkap Yunus.



Untuk kategori elimination, berdasarkan pada rute yang ditentukan. Setiap melintas di garis finis, pembalap yang berada di urutan paling belakang langsung dieliminasi. Jika jumlah pembalap di nomor itu di atas 30 peserta, maka setiap lap dieliminasi tiga peserta yang berada paling belakang sampai menyisakan tiga pembalap.

Sementara jika jumlah peserta kurang dari 30, maka di eliminasi dua peserta tiap putaran. Sehingga, menyisakan tiga peserta. "Dan tentunya, baik di nomor lomba yang memiliki di atas 30 peserta dan di bawah 30 peserta, tiga peserta tersisa akan diminta untuk satu putaran adu sprint," sebut Yunus.

Salah satu perwakilan peserta lomba dari komunitas sepeda Surabaya, Sixpack, Faisol mengaku, di komunitasnya ada sembilan orang yang ikut Suropati Race. Mereka akan berangkat dari Kota Surabaya pada Sabtu dini hari (27/11).

Setibanya di Pasuruan, mereka baru akan mencoba arena race sebelum lomba dimulai. "Kami optimistis bisa mendapatkan hasil yang maksimal," jelasnya dengan penuh keyakinan. (riz/mie) Editor : Jawanto Arifin
#suropati race #balap sepeda