Youngstart F.A harus takluk dengan skor 1-3. Final Liga Pelajar U-16 itu dihelat di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo. Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin bersama Ketua KONI Kota Rahadian Junaidi, terlihat menyaksikan langsung. Begitu juga dengan Ketua Askot PSSI Nasution.
Kedua tim sama-sama ngotot untuk memperebutkan gelar juara. Bahkan, hingga babak kedua selesai, belum ada yang bisa pecah telur. Kedudukan masih 0-0. Akhirnya, diputuskan untuk adu penalti dengan 5 algojo di masing-masing tim.
Sayangnya, penendang pertama dan kedua dari Youngstart F.A tak bisa menembus gawang Surya Muda. Kedudukan 0-2 untuk Surya Muda. Tendangan algojo ketiga masuk. Namun, eksekusi penendang keempat berhasil ditepis oleh kiper Surya Muda. Surya Muda pun unggul dengan skor 1-3.
Emosi yang terbangun dari kedua tim hingga kekecewaan bagi pemain yang tidak bisa membobol gawang lawan tergambarkan jelas. Meski harus menangis, namun Youngstart F.A mampu menjadi juara 2. Sementara, juara III diduduki SSB Superkid. Tentu saja, Surya Muda, sebagai sang juara.
Pelatih Surya Muda Imam Hambali mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih anak didiknya. Mereka mampu memberikan yang terbaik.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot Probolinggo. Dengan adanya kompetisi, mampu meningkatkan atmosfir semangat pemain. Selain itu, untuk mencari bibit pemain, juga perlu dilakukan kompetisi.
“Kompetisi memang harus diawali dari pemerintah. Dengan adanya kompetisi, maka dapat meningkatkan atmosfir semangat untuk anak-anak,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Pelatih Youngstart F.A, Dinas Fajar. Meski Wali Kota Cup tebilang mendadak, ia mengaku tetap mengapresiasi. Dengan adanya kompetisi, para pemain tidak akan jenuh.
“Jika tidak ada liga, anak-anak juga bosan dan buat apa berlatih. Dengan adanya liga, dapat memberikan stimulus semangat bagi anak-anak. Apalagi infonya akan diselengagrakan liga pelajar,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota menyerahkan langsung piagam dan uang pembinaan kepada para juara. Ia juga mengapresiasi semangat para pemain.
“Kami melihat mereka sudah lama berharap ada perhatian dari pemerintah. Salah satunya lewat kompetisi ini. Karena itu, kami bersama KONI, PSSI, serta cabor lain akan mendorong untuk mengadakan kompetisi. Termasuk sepak bola,” ujarnya.
Wali Kota mengaku akan menggandeng organisasi perangkat daerah agar bisa melaksanakan liga pelajar. “Sebab, dari sanalah kami bisa mengetahui. Serta, mengidentifikasi bibit-bibit unggul yang nantinya bisa disalurkan ke klub untuk dibina,” ujarnya. (rpd/rud)
Editor : Muhammad Fahmi