Adapun 11 medali itu rinciannya, delapan medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Bahkan, dua atlet keluar menjadi atlet terbaik. Yaitu, Thoriq Fadhail Ilham dan Rizky Firdaus Seftian. Taekwondo Indonesia (TI) Kota Probolinggo meraih juara umum kedua.
Turnamen ini terbuka untuk umum yang diikuti atlet se-Jawa Timur. Semua umur bisa mengikutinya. Berbeda dengan kejuaraan antarpelajar se-Jawa Timur di Probolinggo Juli lalu, yakni antarpelajar.
“Di open turnamen, kategorinya poomsae dan kyorugi,” terang pelatih Taekwondo Indonesia Kota Probolinggo, Sarwendah.
Kunci kesuksesan pada open turnamen di Malang adalah berkat doa, kekompakan dan solidaritas atlet. Kejuaraan yang digelar di lingkungan militer ini juga menjadi pengalaman tersendiri bagi atlet. Sebab, selama tiga hari, mereka menginap di barak.
Pada kejuaaran ini, pihaknya mengaku tidak menargetkan meraih juara umum. Juara umum ini adalah sebagai bonus bagi mereka. Lawan yang terberat adalah asal Surabaya. (hil/fun) Editor : Jawanto Arifin