TIRIS, Radar Bromo- Bencana tanah longsor mulai muncul di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Jumat (30/10) sore, dapur rumah Sunima, 56, warga Dusun Lawang Kedaton, Desa Andungbiru, jebol tertimpa material longsor. Syukur tak sampai makan korban jiwa.
Sebelumya, hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kecamatan Tiris, sejak pukul 13.00. Lambat laun hujan makin deras. Sekitar pukul 14.00, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari dapur yang berada di bagian belakang rumah.
Mendengar itu, pemilik rumah mengeceknya. Tak disangka longsor terjadi di belakang rumah. “Dapur rumah merupakan bangunan permanen. Tapi, bagian belakangnya berdempetan dengan tebing setinggi 2,5 meter,” ujar Perangkat Desa Andungbiru, Nurul Yakin.
Akibat tanah longsor ini material tanah merusak tembok bagian belakang rumah. Tak hanya itu tanah juga menimbun perabot dapur yang ditaruh persis di berdempetan dengan tebing.
Setelah hujan reda, pemilik rumah membersihkan material longsor. Meski material longsor sudah dievakuasi, mereka masih khawatir akan terjadi longsor susulan saat hujan.
“Tidak sampai ada korban jiwa. Tetapi, tanah longsor mengakibatkan bangunan dapur rusak. Kalau ditaksir kerugian materiil bisa mencapai Rp 5 juta,” bebernya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengaku telah mendapatkan laporan bencana tanah longsor tersebut. “Petugas sudah melakukan asesmen. Saat ini masih dilakukan pemantauan,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga