SUKAPURA, Radar Bromo-Kebakaran Bromo masih terjadi. Rabu malam (12/8) api dari Kawasan Penanjakan Pasuruan, mengarah ke puncak Seruni Point, di Kabupaten Probolinggo.
Kondisi itu membuat akses menuju Puncak Seruni Point di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo dilakukan penutupan sementara sejak Rabu (12/8) sekitar pukul 20.00.
Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi menyatakan, kebijakan tersebut diambil karena mempertimbangkan kebakaran mendekati kawasan tersebut.
"Demi menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan, maka akses menuju lokasi ini kami tutup sementara. Nanti ketika lokasi sudah kondusif, akan segera kami buka kembali," kata Heri.
Baca Juga: Update Kebakaran Bromo hingga Rabu 12 Agustus Malam: 921 Hektare Lahan Terdampak
Ia mengatakan informasi tersebut telah disebarluaskan melalui media sosial agar dapat diketahui masyarakat dan pelaku jasa wisata. Sementara surat resmi akan menyusul kemudian.
Heri mengatakan bahwa proses pemadaman kebakaran Bromo oleh tim gabungan masih terus dilakukan.
"Kami juga menyiagakan mobil damkar di dekat jembatan kaca," katanya.
Heri mengatakan bahwa jembatan kaca masih bisa beroperasi seperti biasa karena lokasi api masih jauh.
"Sementara ini yang dapat diakses wisatawan yakni Jembatan Kaca dan Pusung Agung di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo," tuturnya.
Meski demikian, pihaknya masih terus memantau perkembangan dan kondisi di sekitar lokasi. "Tapi kalau api mengarah ke jembatan kaca, maka terpaksa kami juga akan melakukan penutupan sementara," terangnya.
Sedangkan Sekretaris Dishub Kabupaten Probolinggo, Taufiq mengatakan pihaknya juga telah memasang sejumlah water barrier di jalur menuju Seruni Point.
Tak hanya wilayah tersebut, Taufiq mengatakan bahwa seluruh jalur menuju kaldera Bromo di Kabupaten Probolinggo juga telah ditutup.
"Kami berupaya dan saling koordinasi dengan seluruh dinas yang ada. Kami memasang sekitar 10 water barrier yang menutup seluruh akses ke atas, kecuali untuk warga. Ditambah 2 personel yang kami standbykan," tutupnya.
Danrem 083/Bdj selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan bahwa titik api di P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo telah berhasil dipadamkan.
Namun masih ada dua titik lagi yang merupakan rembetan api sebelumnya. Yakni di Bukit Cinta dengan luasan sekitar hampir 1 hektare dan Pakis Bincil, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan dengan luasan tak sampai setengah hektare.
"Saat ini kami upayakan pemadaman. Malam ini kami maksimalkan pemadaman dari bawah dan atas tebing agar tidak merembet ke tempat lain. Kami akan siaga 24 jam supaya besok pagi, api sudah dapat dikendalikan," jelasnya. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi