Update Kebakaran Bromo hingga Rabu 12 Agustus Malam: 921 Hektare Lahan Terdampak

PASURUAN, Radar Bromo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum sepenuhnya terkendali.
Hingga Rabu (12/8), masih terdapat satu titik api yang ditangani tim gabungan. Total area terdampak kebakaran mencapai sekitar 921,42 hektare.
Titik tersebut berada di Pusung Duwur, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Luasan terdampak di Pasuruan sekitar 78,69 hektare, sedangkan Probolinggo mencapai 842,73 hektare.
Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan turun langsung ke Desa Wonokitri untuk mengecek kondisi. Sekaligus mengevaluasi penanganan karhutla.
Danrem menyebut, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan. Namun satu titik yang masih menyala berada di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari.
“Satu-satunya titik yang masih menyala saat ini berada di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan,” ungkap Danrem.
Titik tersebut berada di area tebing dengan medan terjal, sehingga sulit dipadamkan secara manual. Karena itu, pemadaman dari udara terus dioptimalkan menggunakan tiga helikopter.
“Prioritas kami adalah mencegah api meluas, melakukan pemadaman pada titik yang masih menyala, serta memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas,” ujar Wahyu.



