Nyadran, Warga Ngadirejo-Probolinggo Doakan Keselamatan dan Kesejahteraan

Inneke Agustin • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 05:16 WIB
PUNCAK KARO: Pemerintah Desa Ngadirejo bersama warga melaksanakan Nyadran di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Senin (3/8). (PEMDES NGADIREJO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
PUNCAK KARO: Pemerintah Desa Ngadirejo bersama warga melaksanakan Nyadran di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Senin (3/8). (PEMDES NGADIREJO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

SUKAPURA, Radar Bromo- Setelah menjalani rangkaian Hari Raya Yadnya Karo selama sekitar dua pekan, Pemerintah Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, menggelar upacara adat Nyadran, Senin (3/8).  Tradisi ini menjadi simbol penutupan rangkaian perayaan Karo, sekaligus wujud penghormatan kepada para leluhur.

Kepala Desa Ngadirejo Anang Budiono mengatakan, rangkaian Yadnya Karo dimulai sejak Senin (20/7). Selama perayaan, masyarakat menjalankan berbagai ritual adat. Mulai dari Takaning Pitu, Tumpeng Gede, Sesanti, hingga silaturahmi antarkeluarga dan warga.

“Menjelang Mulie Ping Pitu, Selasa (4/8), kami terlebih dahulu melaksanakan upacara Nyadran sebagai penutup rangkaian Yadnya Karo," ujarnya.

Menurutnya, Nyadran merupakan tradisi sarat makna bagi masyarakat Suku Tengger. Tradisi ini mencerminkan nilai kebersamaan sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah meninggal dunia. Seluruh warga dari satu desa adat bersama-sama mendatangi makam leluhur di wilayah masing-masing untuk memanjatkan doa.

Di Desa Ngadirejo, Nyadran dipusatkan di dua lokasi pemakaman adat. Di Makam Umum Jenggiri dan Makam Nglegong.

“Nyadran menjadi bentuk penghormatan kepada orang tua dan para leluhur yang telah mendahului kami. Melalui doa bersama ini, kami berharap mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan," katanya.

Selain mendoakan para leluhur, masyarakat juga memanjatkan doa agar Desa Ngadirejo senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, serta seluruh warganya sejahtera.

“Yang tidak kalah penting, tradisi warisan leluhur ini dapat terus dilestarikan dan dijaga oleh generasi penerus," ujar Anang. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
Raya Yadnya upacara adat Ngadirejo karo sukapura