12 Ribu Wisman Datangi Probolinggo via Stasiun Probolinggo

Arif Mashudi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:00 WIB
ASING: Sejumlah wiman turun di Stasiun Probolinggo. (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)
ASING: Sejumlah wiman turun di Stasiun Probolinggo. (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)

MAYANGAN, Radar Bromo- Destinasi Wisata Gunung Bromo mempunyai daya tarik yang kuat bagi wisatawan mancanegara (wisman) untuk datang ke Kota Probolinggo. Dalam setengah tahun ini, penumpang Warga Negara Asing (WNA) yang naik turun di Stasiun Probolinggo, tertinggi dibanding stasiun lainnya di wilayah Daop 9 Jember.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, minat wisman terhadap transportasi kereta api di wilayah Daop 9 Jember, menunjukkan tren positif. Pihaknya mencatat ada peningkatan jumlah penumpang WNA yang naik dan turun di sejumlah stasiun wilayah Daop 9 selama periode Januari-Juni 2026 dibandingkan periode sama tahun 2025.

Selama periode Januari–Juni 2025, tercatat 42.225 penumpang WNA yang melakukan perjalanan melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 9 Jember. Pada periode yang sama tahun 2026, meningkat menjadi 48.716 penumpang. “Data tersebut merupakan akumulasi penumpang WNA yang naik dan turun di 13 stasiun pemberhentian wilayah Daop 9 Jember,” katanya.

Cahyo mengatakan, Stasiun Probolinggo mencatatkan okupansi tertinggi, dengan total 12.207 penumpang WNA. Disusul Stasiun Banyuwangi Kota 10.347 penumpang WNA, dan Stasiun Ketapang 8.551 penumpang WNA. Tingginya okupansi tersebut tidak terlepas dari posisinya sebagai salah satu pintu gerbang utama menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Probolinggo menjadi okupansi tertinggi, salah satu faktornya adalah wisata Bromo. Jadi, wisata Bromo tetap menjadi daya tarik bagi WNA untuk datang ke Probolinggo,” jelasnya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
wisman wisatawan mancanegara wisata gunung bromo probolinggo