Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Brrrr…… Bromo Jadi Kawasan Terdingin di Jatim, Tretes Nomor Dua: Ini Daftar Wilayah Terdingin Jatim Versi BMKG

Fuad Alyzen • Selasa, 14 Juli 2026 | 18:03 WIB
BEDIDING: Dua warga menikmati pemandangan di kawasan Gunung Bromo. Kawasan Bromo masuk sebagai kawasan terdingin di Jatim dari survei BMKG. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
BEDIDING: Dua warga menikmati pemandangan di kawasan Gunung Bromo. Kawasan Bromo masuk sebagai kawasan terdingin di Jatim dari survei BMKG. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

 

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Fenomena bediding masih berlangsung di Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara di sejumlah daerah bahkan kembali turun.

Kawasan Bromo, Kabupaten Probolinggo, jadi wilayah dengan suhu minimum terendah.

Yakni, mencapai 5,0 derajat Celsius. Sementara Tretes, Kabupaten Pasuruan, jadi wilayah terdingin kedua di Jawa Timur dengan suhu minimum 14,0 derajat Celsius.

Secara rinci, BMKG menunjukkan lima wilayah dengan suhu minimum terendah di Jawa Timur.

Posisi pertama Automatic Weather Station (AWS) Bromo, Kabupaten Probolinggo, dengan suhu 5,0 derajat Celsius.

Kedua, Stageof Pasuruan (Tretes) dengan suhu 14,0 derajat Celsius.

Selanjutnya, Abdulrachman Saleh, Malang, mencatat suhu minimum 14,2 derajat Celsius.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Bahaya Bediding, Ini yang Perlu Dilakukan

Disusul AWS Kota Batu tercatat 14,5 derajat Celsius, dan AWS Karangan, Trenggalek, mencapai 14,8 derajat Celsius.

Selain lima wilayah tersebut, sejumlah daerah lain juga mencatat suhu minimum yang relatif rendah.

Di wilayah Malang, ada Lanud Abdulrachman Saleh 14,2 derajat Celsius; Kota Batu 14,5 derajat Celsius; AWS Digi Staklim 16,5 derajat Celsius, dan Stasiun Malang 17,4 derajat Celsius.

Di kawasan tapal kuda, juga ada sejumlah daerah yang mencatat suhu minimum.

Paling rendah Bondowoso 15,7 derajat Celcius. Lalu Mayang 17,2 derajat Celsius; Glenmore di Banyuwangi 18,0 derajat Celsius; Jember 18,4 derajat Celsius; Banyuwangi 18,6 derajat Celsius; Stasiun Banyuwangi dan AWS Diwi Banyuwangi  21,4 derajat Celsius. Terakhir Pelabuhan Probolinggo 23,5 derajat Celsius.

Penurunan suhu juga terjadi di berbagai wilayah lain di Jawa Timur. Antara lain, Karangan, Trenggalek; Ponorogo, Tulungagung, Kanigoro, Blitar; Kediri, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Surabaya, Juanda, Mojokerto, Jombang, Sampang, Kalianget, Sumenep, Situbondo, dan serta Pulau Bawean.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Rendy Irawadi menjelaskan, suhu dingin yang dirasakan masyarakat merupakan fenomena yang lazim terjadi pada musim kemarau.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh minimnya tutupan awan pada malam hari. Sehingga panas dari permukaan bumi lebih mudah terlepas ke atmosfer.

"Selain itu, angin muson timur yang bertiup dari Australia membawa massa udara yang lebih dingin dan kering. Karena itu, udara terasa lebih sejuk. Terutama pada malam hingga pagi hari," ujarnya.

Rendy mengimbau masyarakat, terutama yang berada di kawasan dataran tinggi agar menggunakan pakaian hangat saat beraktivitas di malam hingga pagi hari. Seperti Tretes dan Bromo.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar menjaga kondisi tubuh tetap fit selama fenomena bediding masih berlangsung,” tuturnya. (zen/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
bmkg bediding dingin bromo tretes