Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

2.729 Keluarga di Kota Probolinggo Digelontor BLT, Pemkot Cairkan melalui Kartu Amanah Bank Jatim

Evelyn Ridhayanti • Selasa, 14 Juli 2026 | 05:19 WIB
KOMPAK: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Forkopimda dan Kepala Dinsos Kota Probolinggo usai penyerahan secara simbolis Penyaluran BLT DBHCHT.
KOMPAK: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Forkopimda dan Kepala Dinsos Kota Probolinggo usai penyerahan secara simbolis Penyaluran BLT DBHCHT.

PEMKOT Probolinggo resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA).

Tercatat, ada 2.729 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari lima kecamatan se-Kota Probolinggo, yang mendapatkannya. Mereka dibagi dalam dua kluster. Kluster pertama 670 KPM. Mereka para buruh pabrik dan petani tembakau yang masuk desil 3 dan 4. Kluster kedua, 2.059 KPM merupakan masyarakat yang masuk desil 1 dan 2.

BLT DBHCHT: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes.; menghadiri seremonial penyaluran BLT di Pendapa Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
BLT DBHCHT: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes.; menghadiri seremonial penyaluran BLT di Pendapa Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Seremonial Penyaluran BLT di Pendapa Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes, Senin (13/7). Di kecamatan Kedopok, ada 425 KPM. Penyaluran BLT pada hari pertama ini menandai dimulainya penyaluran BLT di masing-masing kecamatan.

Kecamatan Mayangan dengan 456 KPM akan disalurkan Selasa (14/7) disusul Kecamatan Kanigaran 502 KPM, Rabu (15/7). Kemudian, Kecamatan Kademangan 310 KPM, Kamis (16/7). Kecamatan Wonoasih 366 KPM, Jumat (17/7).

Bagi kluster buruh pabrik dan petani tembakau dari semua kecamatan penyalurannya dipusatkan di Pendapa Kecamatan Kademangan, Senin (20/7). Namun, waktu penyalurannya berbeda.

Kecamatan Kademangan dengan 121 KPM dan Kanigaran 112 KPM dijadwalkan pukul 08.00-09.00. Kemudian, Kecamatan Kedopok 201 KPM pukul 09.00-11.00. Dilanjutkan Kecamatan Mayangan 128 KPM dan Kecamatan Wonoasih 108 KPM pukul 11.00-13.00.

BLT DBHCHT sendiri telah disalurkan untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2026 dengan total senilai Rp 900 ribu. Atau setiap bulan dijatah Rp 300 ribu. Total penyaluran BLT DBHCT telah mencapai Rp 1,6 Miliar.

“Inilah panggilan hati. Kemiskinan menjadi perhatian kita semua. Khususnya ini bagi para lurah, camat, bagaimana kita bisa mengentaskan kemiskinan sejak dari tingkat kelurahan. Seperti yang diharapkan Bapak Presiden Probowo dalam Asta Citanya yang ke-6, kelurahan harus kuat. Kota Probolinggo ini hanya memiliki 29 kelurahan. Masa iya tidak bisa memberikan contoh yang baik bagi Indonesia?” ujar Wali Kota dalam arahannya.

Ia berharap semua standar yang ingin dicapai Pemerintah Pusat, seperti pertumbuhan ekonomi minimal naik 8 persen serta habisnya desil 1 dan 2. Kemudian, pengentasan kemiskinan atau buruh di bawah 4 persen hingga potensi pangan, ekonomi, sumber daya manusia (SDM). “Semuanya menjadi kekuatan utama kita, bisa dicapai sejak di tingkat kelurahan. Bila perlu saya yang akan berkantor di kantor kelurahan-kelurahan,” ujar Aminuddin.

Wali Kota juga mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya mendukung sensus ekonomi. Menurutnya, para lurah harus ikut mengawal, sehingga data yang didapat Badan Pusat Statistik (BPS) bisa benar-benar riil untuk mendukung proses pembangunan Indonesia 10 tahun ke depan.

Kepada KPM, Wali Kota mengingatkan agar menggunakan BLT dengan sebaik-baiknya. Termasuk bisa dijadikan modal untuk memulai usaha.

“Bisa usaha apa saja. Mulai dari yang sederhana dulu. Entah itu beli bibit lalu menanam tanaman palawija, bibit ayam atau bebek untuk diternakkan. Yang murah-murah saja, yang penting bisa untuk tambah-tambah keberlangsungan hidup ke depan. Tangan di atas itu lebih baik dari pada tangan di bawah,” pesannya.

ANTRE: Ratusa warga antusias menyambut Penyaluran BLT DBHCHT di Pedapan Kecamatan Kedopok.
ANTRE: Ratusa warga antusias menyambut Penyaluran BLT DBHCHT di Pedapan Kecamatan Kedopok.

Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. mengatakan, bantuan ini merupakan stimulus agar KPM memulai usaha dan dikembangkan. “Kalau diterima langsung dibuat belanja, bisa langsung habis. Kami harap KPM memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya juga mengundang semua lurah, camat, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Karena mereka yang akan mendampingi para KPM.

“Penyaluran BLT mulai hari ini sudah menggunakan kartu ATM Amanah dari Bank Jatim. Dengan digitalisasi bansos, kami berharap penyaluran bantuan lebih transparan, akuntable, efektif, efisien, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain Forkopimda atau yang mewakili, hadir juga Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, S.Sos., M.Si.; Kepala Pengadilan Agama Probolinggo Dr. Ahmad Fausi; Kepala BPS Kota Probolinggo Joko Santoso; dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Probolinggo. Kemudian, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah se-Kota Probolinggo. (el/adv)

Editor : Fahreza Nuraga
#pemkot #blt #cukai #DBHCHT #probolinggo