Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pilih Duta GenRe Kota Probolinggo yang Baru Sekaligus Launching SIGAP PRO, Apa Itu?

Evelyn Ridhayanti • Senin, 13 Juli 2026 | 18:03 WIB

 

DUTA GENRE: Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin berpose bersama juara Duta Genre Kota Probolinggo 2026. (Evelyn Ridhayanti/ Radar Bromo)
DUTA GENRE: Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin berpose bersama juara Duta Genre Kota Probolinggo 2026. (Evelyn Ridhayanti/ Radar Bromo)

 

PROBOLINGGO, Radar BromoKota Probolinggo punya Duta Generasi Berencana (GenRe) baru. Muhammad Adhiyatma Arkananta Wirawan (putra daerah yang kini jadi mahasiswa Nanjing Tech University China) dan Nadira Putri Aretha Hidayat (putri daerah siswi SMAN 1 Probolinggo) terpilih.

Keduanya terpilih usai digelar Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Probolinggo di Ruang Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Kamis (9/07).

GenRe merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Di pemerintah daerah, program ini turun di Dinkes PPKB setempat.

Sementara itu, Program GenRe sendiri berfokus pada Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yakni pencegahan perkawinan usia dini, pergaulan beresiko, dan penyalahgunaan narkoba.

Duta GenRe dipilih bukan sekadar sebagai figur yang diharapkan dapat menginsiprasi dan menjadi contoh bagi remaja lainnya. Tapi juga sebagai edukator, konselor, dan influencer dalam menyosiasliasikan ketiga program tersebut kepada masyarakat, khususnya para remaja.

Kepala Dinkes PPKB Kota Probolinggo, dr. Intan Sudarmadi, Sp.S MH, menyebut generasi muda merupakan investasi strategis bagi bangsa. Sayangnya, ditengah dinamika perkembangan zaman, pembangunan generasi muda mengalami sejumlah tantangan. Itulah mengapa pemilihan Duta Genre sangat penting dilakukan.

Baca Juga: 20 Finalis Duta Genre 2025 Unjuk Kemampuan, Remaja asal Bangil dan Kraton Didapuk Jadi Jawara

“Mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berkualitas, berkarakter dan mampu merencanakan kehidupan berkeluarga secara matang, adalah langkah strategis percepatan penurunan stunting melalui penghapusan perkawinan dini pada anak dan kehamilan pada remaja. Inilah prioritas yang harus dilakukan bersama,” ujar dr. Intan.

Ia pun menjelaskan, upaya percepatan penurunan stunting di Kota Probolinggo terus menunjukkan kemajuan. “Hingga akhir Desember 2025 lalu prevalensi stunting di Kota Probolinggo sebesar 9,56 persen atau sebanyak 1.803 balita stunting. Jumlah ini menurun bila dibandingkan saat tahun 2024 lalu sebesar 9,88 persen.”

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam penanganan stunting di Kota Probolinggo, Pemkot pun  meluncurkan program Sinergi Gerakan ASN dan Masyarakat Tangani Stunting Kota Probolinggo (SIGAP PRO) untuk mendukung program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang menjadi program prioritas BKKBN.

Komitmen ini pun dituangkan dalam penandatanganan komitmen bersama optimalisasi tim pengendali GENTING melalui SIGAP PRO. Siang itu, disaksikan oleh Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Timur Sodiqin, Wali Kota dr. Aminuddin memimpin penandatanganan sebagai teladan sekaligus pemberi mandat resmi.

“Kami sangat mengapresiasi, kota Probolinggo punya inovasi SIGAP PRO melalui kolaborasi berbagai pihak, tentu ini sangat mendukung percepatan program GENTING Jawa Timur. Dari pemerintah pusat, kami memiliki target pendampingan terhadap 81 ribu keluarga sasaran,” jelas Sodiqin.

Disebar di 38 kabupaten kota di Jawa Timur, lanjut Sodiqin, Kota Probolinggo target sasarannya 951 keluarga. “Alhamdulillah, sampai hari ini kota Probolingg sudah mencapai 160 persen dari target yang telah ditetapkan. Tentu ini capaian yang sangat membanggakan, capaian terbaik di Propinsi Jawa Timur,” ucap Sodiqin disambut applaus hadirin.

Begitupun dengan Duta Genre Kota Probolinggo. “Harapan kami, di tingkat Provinsi Jawa Timur nanti, Duta Genre Kota Probolinggo berhasil masuk sebagai juara 1 sehingga bisa membawa nama kota Probolinggo dan Jawa Timur ditingkat Nasional,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota dr. Aminuddin menyebut fokus pengentasan stunting sudah dimulai sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo tahun 2025 lalu.

“Implementasi SIGAP PRO dan GENTING akan terus kita kembangkan sehingga jumlah stunting bisa dikendalikan. Usia 18-20 tahun merupakan usia produktif. Maka, berikan kontribusi terbaik untuk bangsa ini. Jangan sampai generasi muda menjadi beban negara,” pesannya

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat, ASN, khususnya Perangkat Daerah (PD) untuk bersama-sama bersinergi memutus mata rantai stunting di kota Probolinggo. Di kota Probolinggo ada 29 kelurahan. Dengan kolaborasi, paling tidak, kalau satu atau dua PD bisa menyapu bersih kasus stunting disatu kelurahan, saya yakin kota Probolinggo bebas stunting akan cepat terwujud,” jelasnya.  (el/adv)

Editor : Muhammad Fahmi
#sigap pro #Kota Probolinggo #Duta Genre #dokter aminuddin