Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lima Persen Pelanggan Air Bersih Terganggu, Perumdam Argapura Kebut Pergeseran Pipa

Inneke Agustin • Jumat, 10 Juli 2026 | 07:00 WIB
PROYEK: Sejumlah pekerja membongkar pipa utama Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo di Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Senin (6/7). (PERUMDAM TIRTA ARGAPURA UNIT LECES FOR JAWA POS RADAR BROMO)
PROYEK: Sejumlah pekerja membongkar pipa utama Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo di Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Senin (6/7). (PERUMDAM TIRTA ARGAPURA UNIT LECES FOR JAWA POS RADAR BROMO)

LECES, Radar Bromo - Proyek penggeseran jaringan pipa air bersih milik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo, di Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, terus dikebut.

Perumdam mengklaim, hanya sekitar lima persen pelanggan yang pasokannnya terganggu dampak proyek ini.

Kepala Unit Leces Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo Syah Reza Azka Lubis mengatakan, proses penggeseran jaringan pipa dimulai sejak Kamis (2/7). Sebelum pipa utama dipindah, pihaknya membangun jaringan pipa sementara yang dipasang di atas badan jembatan.

“Tujuannya agar suplai air bersih kepada pelanggan tetap berjalan selama proses penggeseran pipa," ujarnya.

Setelah jaringan sementara berfungsi, dilanjutkan dengan pembongkaran pipa utama. Berikutnya membongkar rangka baja profil yang selama ini menjadi penyangga pipa.

Pembongkaran pipa utama rampung Senin (6/7) lalu, sedangkan pembongkaran rangka penyangga masih berlangsung hingga Kamis (9/7).

Menurut Reza, posisi pipa akan bergeser sekitar lima meter ke utara. Menyesuaikan proyek pelebaran jembatan yang akan menambah lebar badan jalan sekitar empat meter ke sisi utara.

“Nanti kami berkoordinasi dengan pihak BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) untuk membuat fondasi pipanya dulu. Setelah fondasi selesai, baru rangka penyangga dan pipa utama kami pasang kembali," jelasnya.

Di tengah proses pengerjaan, Reza memastikan distribusi air bersih terhadap pelanggan di Kecamatan Leces maupun Kecamatan Tegalsiwalan, tetap aman. Hal itu berkat pengoperasian jaringan pipa sementara yang telah disiapkan sejak awal proyek.

Sekitar 95 persen distribusi air bersih kepada pelanggan berjalan normal. Sementara, sekitar lima persen pelanggan masih mengalami gangguan karena berada di wilayah dataran tinggi.

Untuk meminimalisir dampaknya, Perumdam juga mengoptimalkan seluruh pompa distribusi yang dimiliki.

“Kami juga mengoperasikan tiga pompa sekaligus. Kalau sebelumnya hanya satu pompa yang menyala, sekarang semuanya kami aktifkan agar tekanan air tetap maksimal," jelasnya. (gus/rud)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#jaringan pipa air bersih #Tirta argapura #Leces #Perumdam #probolinggo