Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Diserang Hama Tikus, Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Pohsangit Tengah Probolinggo Rusak

Inneke Agustin • Sabtu, 4 Juli 2026 | 11:46 WIB
RUSAK: Kepala Desa Tunggak Cerme Musta`in menunjukkan buah jagung yang rusak karena diserang hama tikus di Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/7). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
RUSAK: Kepala Desa Tunggak Cerme Musta`in menunjukkan buah jagung yang rusak karena diserang hama tikus di Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/7). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

 

WONOMERTO, Radar Bromo- Serangan hama tikus melanda lahan pertanian di Desa Tunggak Cerme dan Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

Puluhan hektare tanaman padi dan jagung rusak. Membuat petani terancam gagal panen.

Bendahara Desa Tunggak Cerme Ma'at Harianto mengatakan, serangan hama tikus telah merusak sebagian besar lahan pertanian di desanya yang mencapai sekitar 65 hektare.

Bahkan, kerusakan mencapai sekitar 50-70 persen dari total lahan yang ditanami.

Tikus menyerang padi dengan memakan tangkai, sehingga tanaman roboh sebelum memasuki masa panen.

"Kalau jagung, selain batangnya juga buahnya dimakan. Kadang yang tersisa hanya bonggolnya saja," ujarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan petani untuk menekan populasi tikus. Mulai dari memasang racun hingga menggunakan obat pengusir hama. Namun hasilnya belum maksimal. Sebab, tikus terus berpindah dari satu areal persawahan ke lahan lainnya.

"Di sisi lain, ada juga warga yang masih khawatir melakukan cara-cara tertentu karena alasan kepercayaan. Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk membantu mengatasi persoalan ini," katanya.

Kondisi serupa terjadi di Desa Pohsangit Tengah. Sekretaris Desa Pohsangit Tengah Suyono mengatakan, sekitar 60 persen lahan pertanian di desanya juga diserang hama tikus.

Menurutnya, serangan tersebut menyebabkan tanaman padi dan jagung mengalami kerusakan parah.

"Akibatnya petani mengalami kerugian cukup besar. Diperkirakan petani akan gagal panen," terangnya.

Menurutnya, serangan hama tikus telah berlangsung sejak Februari. Berbagai upaya pengendalian sudah dilakukan, namun belum memberikan hasil yang signifikan.

"Sudah diberi obat juga, tetapi belum mempan. Kami berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi dan bantuan agar serangan hama ini segera teratasi," harapnya.

Jawa Pos Radar Bromo juga mengonfirmasi Ketua Tim Kerja Penyuluh se-Kabupaten Probolinggo Eko Budi Santoso tentang serangan hama tikus di Wonomerto. Namun yang bersangkutan belum merespons. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#pohsangit tengah #tikus #pertanian #wonomerto #probolinggo