MAYANGAN, Radar Bromo- Tidak hanya tawon vespa. Tawon kertas atau paper wasp juga ditemukan bersarang di rumah warga. Bahkan, menyengat bocah 2 tahun hingga kelopak mata kanannya bengkak.
Sarang tawon itu akhirnya dievakuasi oleh Damkar Satpol PP Kota Probolinggo.
Damkar datang ke rumah korban di Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jumat (26/6) setelah sang kakek, Fani, 50, melapor. Karena khawatir, dia meminta damkar mengevakuasi sarang tawon itu.
“Kami mendapat informasi awal tawon vespa. Namun setelah kami cek di lokasi ternyata bukan. Ini jenis tawon kertas,” terang Danru Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Bima Nur Dianto.
Menurutnya, tawon kertas juga termasuk jenis tawon yang cukup berbahaya. Sengatannya melepaskan racun yang menyebabkan rasa nyeri hebat, bengkak, dan gatal.
Sarang tawon itu, menurut Bima, pertama kali diketahui pelapor. Pelapor mendengar suara khas ala lebah di rumahnya.
Baca Juga: Tiga Kali Sengat Warga, Sarang Tawon Vespa di Tisnonegaran Dievakuasi
Dia lantas mengetahui ada lebah yang masuk ke kayu reng atap rumahnya. Dia pun berniat mengusirnya dengan cara memukul kayu tersebut menggunakan tongkat.
“Sayangnya, hal ini malah membuat satu ekor lebah turun dan menyerang cucunya yang berada tak jauh dari lokasi. Alhasil kelopak kanannya bengkak. Untungnya tak sampai dilarikan ke rumah sakit,” tuturnya.
Untuk mengevakuasi sarang tawon kertas, petugas Damkar menusuk lubang pada kayu reng menggunakan obeng. Sehingga sekitar empat ekor tawon kertas mati.
“Kami naik kursi untuk mencapai kayu reng atap rumah pelapor. Karena akses evakuasi sarangnya cukup sempit yakni di dalam kayu reng, kami menusuknya menggunakan obeng,” terangnya.
Evakuasi ini berjalan dengan lancar dan aman. Laporan masuk pukul 09.30 dan evakuasi selesai pukul 10.00 di hari yang sama.
“Memang kami sarankan agar warga melaporkan keberadaan hewan liar seperti tawon vespa dan semacamnya, melalui Call Center 112. Sebab penanganannya perlu ekstrahati-hati. Kalau salah bisa masuk rumah sakit,” jelasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi