KANIGARAN, Radar Bromo- Jalan tergenang air masih saja ditemui di Kota Probolinggo. Terlebih ketika hujan. Rabu (24/6) sore, guyuran hujan membuat sebagian Jalan Supriadi, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, tergenang.
Selain tingginya curah hujan, tersumbatnya drainase akibat tumpukan sampah menjadi penyebab utama air tidak dapat mengalir dengan lancar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo bersama warga setempat, turun tangan Kamis (25/6). Membersihkan drainase dari sampah.
Sekretaris BPBD Kota Probolinggo Dedy Ristantama mengatakan, genangan terjadi karena debit air hujan yang meningkat tidak diimbangi kelancaran aliran drainase. Saat dicek, ternyata salurannya penuh sampah.
“Aliran drainasenya tertutup sampah, sehingga air tidak mengalir lancar. Selain itu, di atas drainase juga terdapat bangunan, proses pembersihannya cukup terkendala,” ujarnya.
Menurut Dedy, genangan yang terjadi memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 10 sentimeter. Meski tidak terlalu tinggi, cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lokasi.
“Kami membersihkan sejumlah sampah di saluran drainase secara manual. Sampah yang berhasil diangkat kemudian dimasukkan ke dalam karung agar lebih mudah saat proses pengangkutan,” katanya.
Setelah pembersihan dilakukan, aliran air kembali lancar dan genangan di lokasi berangsur surut. BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase, guna mencegah terjadinya genangan serupa saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Setelah kami lakukan pembersihan, air dapat mengalir kembali dengan baik dan genangan perlahan surut,” ujar Dedy. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga