Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perkuat Infrastruktur dan Layanan Sosial di Desa Kedungsumur Pakuniran

Didik Purwanto • Rabu, 10 Juni 2026 | 06:25 WIB
EKSOTIS: Permukiman warga Bukit Sekarsari didusun sekarsari menjadi daya tarik wisata di Desa Kedungsumur. (Foto: Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)
EKSOTIS: Permukiman warga Bukit Sekarsari didusun sekarsari menjadi daya tarik wisata di Desa Kedungsumur. (Foto: Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

Pemerintah Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dan program sosial demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Dana Desa, sejumlah kegiatan fisik dan pemberdayaan berhasil direalisasikan pada tahun ini. Mulai dari pembangunan plat deker, tembok penahan tanah (TPT), bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), penyaluran BLT Dana Desa, hingga pelayanan kesehatan melalui posyandu.

SALAH satu pembangunan yang menjadi perhatian adalah pembangunan plat deker di Dusun Krajan RT 02 RW 02. Infrastruktur tersebut memiliki panjang 3 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 20 sentimeter. Sebelum dibangun, lokasi tersebut merupakan saluran air yang berada di sisi jalan dan mengalami kerusakan akibat tergerus hujan deras yang terjadi secara terus-menerus.

Kondisi itu membuat akses warga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa dusun dan menjadi sarana utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Kedungsumur, Hasim, menjelaskan bahwa pembangunan plat deker merupakan hasil kesepakatan bersama warga melalui musyawarah desa (musdes).

“Jalan tersebut sangat penting karena menjadi penghubung antarwilayah dan akses masyarakat menuju lahan pertanian maupun kegiatan ekonomi. Setelah dibangun, kini sudah bisa dilalui kendaraan dan pejalan kaki dengan aman,” ujarnya.

UKUR: Tim monitoring evaluasi Kecamatan Pakuniran didampingi bendahara Desa Kedungsumur Slamet mengecek pembangunan TPT Dusun Kalianyar RT/RW 1/1. (Foto: Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)
UKUR: Tim monitoring evaluasi Kecamatan Pakuniran didampingi bendahara Desa Kedungsumur Slamet mengecek pembangunan TPT Dusun Kalianyar RT/RW 1/1. (Foto: Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, desa juga membangun TPT di Dusun Kalianyar RT 01 RW 01 dengan panjang 8,5 meter, tinggi 1,5 meter, dan lebar 40 sentimeter. 

Keberadaan TPT diharapkan mampu menjaga stabilitas tanah serta mencegah terjadinya longsor di kawasan tersebut.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemdes Kedungsumur juga merealisasikan program sosial yakni merehab satu unit rumah tak layah huni (RTLH) milik warga kurang mampu. Ada pula penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) kepada tiga keluarga penerima manfaat kategori kemiskinan ekstrem, serta pelayanan kesehatan melalui kegiatan posyandu yang rutin dilaksanakan.

Hasim menegaskan, pembangunan dan program sosial yang dijalankan pemerintah desa bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berupaya agar pembangunan yang dilakukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun pelayanan sosial yang berkelanjutan,” pungkasnya

PEMIMPIN: Kepala Desa Kedungsumur, Hasim. (Foto: Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)
PEMIMPIN: Kepala Desa Kedungsumur, Hasim. (Foto: Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Potensi Alam Jadi Penggerak Ekonomi Warga

DESA Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, memiliki beragam potensi alam yang menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Berada di kawasan perbukitan dengan kondisi alam yang masih asri, desa ini mengandalkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga wisata alam sebagai sumber penghidupan warga.

Sebagian besar masyarakat Kedungsumur bekerja sebagai petani. Hamparan lahan pertanian yang cukup luas dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam dan berkebun. Sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian desa sekaligus penopang ketahanan pangan masyarakat setempat.

Tak hanya pertanian, sektor perkebunan juga berkembang cukup pesat. Berbagai komoditas unggulan seperti kopi, durian, manggis, dan aren tumbuh subur di wilayah desa. Khusus tanaman aren, keberadaannya menjadi salah satu potensi ekonomi yang menjanjikan.

Dari tanaman tersebut, masyarakat mampu menghasilkan gula aren kristal atau gula semut yang memiliki nilai jual tinggi dan peluang pasar yang terus berkembang.

Kepala Desa Kedungsumur Hasim mengatakan, potensi lain yang turut menopang perekonomian warga adalah sektor peternakan. Banyak masyarakat memelihara sapi, kambing, maupun unggas sebagai usaha sampingan untuk menambah pendapatan keluarga.

“Potensi peternakan cukup besar. Selain menjadi tabungan keluarga, hasil peternakan juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, kondisi alam Kedungsumur yang masih terjaga menyimpan peluang besar untuk pengembangan wisata berbasis alam. Salah satu yang mulai dikenal masyarakat adalah Bukit Sekarsari yang menyuguhkan panorama perbukitan dan pemandangan alam yang indah.

Hasim menambahkan, pemerintah desa terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

“Kedungsumur dianugerahi alam yang subur dan sumber daya yang melimpah. Tugas kami adalah mengelola dan mengembangkannya agar mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026

·         Pembangunan Plat Deker Dusun Krajan RT/RW 2/2 , Panjang 3 meter, lebar 1 meter, tinggi 20 cm

·         TPT Dusun Kalianyar RT/RW 1/1 Panjang 8.5 meter, Tinggi 1.5 meter, lebar 40 cm

·         RTLH 1 Dusun Kalianyar

·         BLT DD 3 KPM Kemiskinan ekstrem

·         Posyandu

 (dik/fun/*)

Editor : Abdul Wahid
#transparani desa #kecamatan pakuniran #desa kedungsumur