Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Proyek Pelebaran Jembatan di Jalan Raya Lumajang Malasan Kulon Probolinggo Dimulai, Mulai Rakit Tiang Pancang

Inneke Agustin • Selasa, 9 Juni 2026 | 18:39 WIB

 

DIMULAI: Sejumlah pekerja merakit tulangan tiang pancang di lokasi proyek pelebaran jembatan di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Senin (8/6) siang. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
DIMULAI: Sejumlah pekerja merakit tulangan tiang pancang di lokasi proyek pelebaran jembatan di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Senin (8/6) siang. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

 

LECES, Radar Bromo -Proyek pelebaran jembatan di Jalan Raya Lumajang mulai dikerjakan. Sejumlah aktivitas konstruksi tampak berlangsung di lokasi di Desa Malasan Kulon, Leces, Kabupaten Probolinggo, Senin (8/6).

Salah satu pekerja proyek, Irfan, 30, mengatakan, pekerjaan telah dimulai sejak beberapa hari lalu. Saat ini fokus pekerjaan yaitu menyiapkan fondasi jembatan dengan melakukan penggalian untuk pemasangan tiang pancang.

“Sekarang sedang dilakukan penggalian untuk pekerjaan tiang pancang,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, kontraktor menurunkan sejumlah alat berat. Di antaranya, satu unit ekskavator dan satu unit mesin bor tiang pancang.

Alat-alat tersebut digunakan untuk mempercepat proses pengerjaan fondasi yang akan menjadi penopang utama pelebaran jembatan.

Baca Juga: Truk Parkir di Jalan Raya Lumajang Bikin Bahu Jalan Ambrol

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, sejumlah pekerja juga sibuk merakit tulangan besi yang akan digunakan sebagai struktur tiang pancang. Tulangan menggunakan besi ulir dengan diameter 70 sentimeter dan panjang kurang lebih 15 meter.

Total akan dibangun 16 titik tiang pancang yang tersebar di sisi utara dan selatan jembatan. Tiang pancang tersebut nantinya menjadi fondasi tambahan untuk menopang struktur jembatan yang akan diperluas.

“Nanti jembatan akan diperlebar sekitar empat meter di masing-masing sisi kanan dan kiri,” jelas Irfan.

Di sisi lain, proyek pelebaran jembatan juga berdampak pada jaringan pipa air bersih milik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo. Lokasinya di sisi utara jembatan. Karena itu, pipa jenis GI berdiameter 10 dim tersebut harus direlokasi agar tidak terdampak proses pembangunan.

Kepala Bagian Teknik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo Agus Hariyanto mengatakan, pipa akan dipindahkan sekitar lima meter ke arah utara. Berjarak sekitar satu meter dari badan jembatan yang baru.

Namun sebelum pemindahan, pihaknya terlebih dahulu akan membangun konstruksi penyangga untuk memastikan keamanan jaringan distribusi air.

Selama proses pemindahan pipa, distribusi air bersih ke Kecamatan Leces dan Tegalsiwalan akan dihentikan sementara. Meski demikian, penghentian layanan dipastikan tidak berlangsung lama.

“Aliran air ke Kecamatan Leces dan Tegalsiwalan akan kami padamkan sementara saat proses pemindahan. Estimasinya tidak lama, sekitar satu hari saja,” terangnya.

Pelebaran jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jalan serta memperlancar arus lalu lintas di jalur nasional. Sebab, jalan itu menjadi salah satu akses utama penghubung Kabupaten Probolinggo dengan sejumlah wilayah di sekitarnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#jalan raya lumajang #Leces #pelebaran jembatan #probolinggo