
KANIGARAN, Radar Bromo -Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap virus penyakit mulut dan kaki (PMK) yang melanda ternak.
Di Kota Probolinggo, masih ditemukan 25 kasus PMK yang menyerang ternak sapi. Syukur, tujuh ekor sapi sudah dinyatakan sembuh dan sisanya masih proses pengobatan.
Plh Kepala Dinas DKPPP Kota Probolinggo Trillya Yuliana mengatakan, pihaknya terus memantau pasar hewan dan lapak peternak hewan kurban yang makin banyak di tepi jalan.
Mengingat, kasus PMK masih terjadi di Kota Probolinggo, meski tidak signifikan.
“Kasus PMK masih ada. Tahun ini ada 25 kasus PMK yang menyerang ternak sapi. Sebanyak tujuh ekor sapi sudah sembuh dan 18 ekor masih pengobatan. Hewan ternak kambing, tidak ditemukan kasus PMK,” katanya, Sabtu (16/5).
Baca Juga: Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak di Kota Pasuruan Meski Tak Ada Temuan PMK
Trillya mengatakan, masyarakat tetap harus lebih hati-hati dan cermat dalam memilih hewan kurban. Pastikan hewan kurban yang akan dibeli cukup umur, tidak cacat, dan tidak sakit.
Sebagai langkah antisipasi dan menjaga kualitas hewan kurban, pihankya terus melakukan vaksinasi terhadap dua penyakit yang masih ditemukan di Kota Probolinggo.
Yakni, PMK serta lumpy skin disease (LSD). Meski jumlah kasus tidak banyak, vaksinasi tetap digencarkan.
“Pengawasan akan diperketat seminggu sebelum hari raya kurban. Nanti petugas akan keliling ke lapak-lapak musiman untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual. Langkah ini rutin dilakukan untuk memastikan hewan yang dipotong benar-benar sehat dan layak dikurbankan,” terangnya. (mas/rud)
Editor : Muhammad Fahmi