Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Penumpang Sebut Hiace Rombongan Turis Singapura Rem Blong di Jalur Bromo, Kepolisian Dalami Penyebab Kecelakaan

Inneke Agustin • Senin, 11 Mei 2026 | 10:08 WIB
EVAKUASI: Warga sekitar saat membantu evakuasi korban dari Toyota Hiace BE 7013 AD yang mengalami kecelakaan di Jalan Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Sabtu (9/5). (FAHREZA NURAGA FOR JAWA POS RADAR BROMO)
EVAKUASI: Warga sekitar saat membantu evakuasi korban dari Toyota Hiace BE 7013 AD yang mengalami kecelakaan di Jalan Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Sabtu (9/5). (FAHREZA NURAGA FOR JAWA POS RADAR BROMO)

SUKAPURA, Radar Bromo- Kecelakaan lalu lintas rombongan wisatawan asal Singapura di Jalan Raya Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, terus didalami. Minggu (10/5), sejumlah korban ada yang dirujuk keluar kota dan ada pula yang sudah diperbolehkan pulang.

Tour guide yang juga penumpang Toyota Hiace, Yopi, 36, memberikan kesaksian bahwa saat itu ada delapan orang di dalam mobil. Dua orang warga negera Indonesia (WNI) dan enam warga negara asing (WNA) asal Singapura. Mereka dalam perjalanan turun dari kawasan wisata Gunung Bromo. “Kurang lebih perjalanan 10 menit, rem tidak fungsi. Kemungkinan karena sudah panas,” katanya.

Yopi mengatakan, saat itu dirinya duduk di bangku depan di samping sopir. Sedangkan, para turis asal Singapura itu duduk di belakang. Kata Yopi, mobil melaju dalam kecepatan 60 hingga 70 kilometer (km) per jam. Melintasi kerumunan orang hajatan di sekitar Balai Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Sabtu (9/5).

“Kami berhasil menghindarinya. Setelah menabrak beberapa mobil, mobil kami (Hiace BE 7013 AD) akhirnya menabrak tiang listrik dan baru berhenti,” jelasnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, Toyota Hiace BE 7013 AD yang dikemudikan Angga Eka Pragola Pati, 39, warga Tabanan, Bali, sempat menabrak tiga kendaraan. Berupa Minibus Toyota Rush bernopol L 1695 WD yang dikemudikan Mohammad Mahfud, 38, warga Kota Surabaya. Lalu, Toyota Hiace bernopol DK 7049 FK yang dikemudikan Eko Wahyudiyanto, 31, warga Kota Probolinggo.

Ada juga Nissan Koleos bernopol D 1785 NH yang dikemudikan Putra Adi, 32, warga Kota Bogor. “(Nissan Koleos) sempat terguling, sementara di dalamnya ada tiga orang penumpang,” jelasnya.

Menurutnya, semula Hiace BE 7013 AD turun dari kawasan Gunung Bromo dan diduga hilang kendali. Mobil bergerak ke kanan, masuk jalur berlawanan, sehingga menabrak sejumlah kendaraan yang datang dari arah bawah.

Kejadian ini terekam CCTV warga sekitar dan kamera dashboard dari salah satu mobil yang terlibat laka. “Pertama menabrak Minibus Toyota Rush, lalu menabrak Nissan Koleos, kemudian menabrak Toyota Hiace. Penyebab pasti kecelakaan ini masih kami dalami,” jelasnya.

Terkait pemeriksaan terhadap Angga, Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Shafiq Jundhira mengatakan, sejauh ini belum bisa dilakukan. Karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis. (gus/rud)

 

 

 

Para Turis Pulang, Satu Dirujuk ke Surabaya

 

PROSES evakuasi sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan ini terbilang cepat. Tim derek mendatangkan dua mobil derek untuk mempercepat dan mempermudah proses evakuasi.

Salah seorang petugas derek, Abdul Rohim mengatakan, proses evakuasi berjalan lancar. Hanya butuh waktu setengah jam. Kesulitannya, hanya terletak pada Toyota Hiace BE 7013 AD yang tersangkut tiang listrik.

“Khawatir masih ada aliran listrik dan tiangnya roboh, jadi kami masih menunggu pihak PLN datang ke lokasi,” terangnya.

Ada dua kendaraan yang rusak parah. Yakni, Hiace BE 7013 AD dan Nissan Koleos D 1785 NH. Kini, dua barang bukti ini diamankan ke Pos Gakkum Satlantas Polres Probolinggo di Kecamatan Gending. Sementara, para korban dirujuk ke Puskemas Sukapura dan RSUD Ar-Rozy Kota Probolinggo.

Delapan penumpang Hiace BE 7013 AD dievakuasi ke Puskemas Sukapura. Syukur mereka hanya mengalami luka ringan. Selanjutnya, enam WNA tersebut dilarikan ke RSUD Tongas. “Alhamdulillah korban baik-baik saja. Satu orang dirujuk ke RS Siloan (Surabaya), Minggu (10/5) sekitar pukul 10.00. Yang lainnya sudah boleh pulang,” ujar Humas RSUD Tongas, Yulis Mas’ud, melalui pesan singkat.

Terpisah, Direktur RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo dr. Mohammad Ali Yusni mengatakan, pihaknya menerima pasien korban kecelakaan tiga orang. Mereka penumpang dan sopir Nissan Koleos D 1785 NH.

“Pengemudi mengalami luka akibat trauma seatbelt dan merasa pusing. Karena yang bersangkutan domisilinya di Sidoarjo, ia minta dirujuk ke RS Mitra Keluarga untuk melakukan CT Scan di sana. Mereka berangkat Sabtu (9/5), sekitar pukul 18.00,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#kecelakaan #singapura #wisatawa #lalu lintas #jalan bromo