Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ketua RT di Kedunggaleng Wonoasih Ditemukan Meninggal Dekat Rel KA Sumberasih: Tertabrak Supaspro, Motor Belum Ditemukan

Inneke Agustin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 18:00 WIB

 EVAKUASI: Anggota polisi bersama Polsuska mengevakuasi jenazah Agus dari sekitar rel KA di Desa Lemahkembaar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

EVAKUASI: Anggota polisi bersama Polsuska mengevakuasi jenazah Agus dari sekitar rel KA di Desa Lemahkembaar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5). (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

SUMBERASIH, Radar Bromo- Seorang ketua RT di Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Agus, 28, ditemukan meninggal dunia di sekitar rel kereta api (KA).

Sabtu (9/5) pagi, jenazahnya ditemukan tergeletak di sekitar rel di Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Diduga, korban meninggal dunia karena tertemper KA PBL 460B (CL Supaspro) relasi Probolinggo-Surabaya di Kilometer 93+800 hingga 94+300. Antara Stasiun Probolinggo dan Stasiun Bayeman, Jumat (8/5), sekitar pukul 21.30.

Pedagang bunga di sekitar lokasi kejadian, Suratman, 60, mengatakan, jenazah korban kali pertama ditemukan oleh karyawannya yang saat itu menyiram stok bunga.

Sabtu (9/5), sekitar pukul 07.00, korban ditemukan tergeletak di samping rel sisi selatan dengan tubuh tengkurap.

“Karena kondisinya luka parah dan sepertinya sudah meninggal, karyawan saya laporan ke kantor desa dan kebetulan ada babinsa juga. Lalu, diteruskan ke pihak kepolisian,” ujar warga Desa Wringinanom, Kecamatan Kuripan ini.

Suratman menyampaikan, Jumat (8/5), diinformasikan telah terjadi kecelakaan KA. Bahkan, kereta sempat berhenti.

Baca Juga: Mondar-mandir Lalu Rebahan di Perlintasan Kereta Api di Beji Pasuruan, Perempuan Muda Hancur Tertabrak KA Komuter

“Petugas palang pintu dan warga sekitar sampai mencari korban, tapi tidak ketemu. Mungkin tidak sampai ke timur, ke tempat korban tadi. Baru ketemunya tadi pagi ini,” katanya.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, KA PBL 460B saat itu bergerak dari timur. Kemudian, tampak seorang berdiri di jalur kereta.

“Masinis sudah memberikan semboyan 35 atau klakson lokomotif. Namun, karena jarak terlalu dekat, insiden itu tidak dapat terhindarkan,” ujarnya.

Cahyo menjelaskan, KA memiliki karakteristik khusus. Di antaranya, tidak dapat berhenti secara mendadak karena membutuhkan jarak pengereman yang cukup panjang. Tergantung kecepatan, berat, dan kondisi lintasan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, tidak berjalan di atas rel, serta selalu memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan sebidang. Patuhi rambu dan sinyal yang ada demi keselamatan bersama,” pesannya.

Sementara itu, sepupu korban, Rigel, 39, mengatakan, korban kali terakhir terlihat Jumat (8/5), setelah salat jumat.

Setelah itu, korban tidak diketahui kemana dan baru diketahui, Sabtu (9/5).

“Tadi dapat info dari kelurahan. Sebentar lagi akan langsung kami bawa pulang dan kebumikan. Tapi, ini motor Vario yang dibawa korban tidak ditemukan,” terangnya.

Koordinator Kamar Jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo Nur Wasis mengatakan, korban mengalami sejumlah luka di sejmlah bagian tubuhnya. Paling parah berada di kepala.

“Tulang dada, bahu, dan pinggul kanan patah. Sementara, di punggung ada lebam,” jelasnya. (gus/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#Supaspro #kedunggaleng #Wonoasih #probolinggo #ketua rt