TEGALSIWALAN, Radar Bromo-Ribuan pelanggan Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo harus bersabar. Ini lantaran distribusi air terganggu.
Sebabnya, ada kebocoran pada pipa jaringan distribusi utama (JDU) milik Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo di Jalan Ronggojalu, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (8/5) pagi.
Kebocoran terjadi akibat pergeseran fondasi penyangga pipa yang usianya telah mencapai sekitar 47 tahun.
Hal ini dikarenakan kondisi tanah di sekitar lokasi yang merupakan jenis tanah gerak, sehingga cukup labil. Akibatnya, pondasi penyangga pipa JDU sisi timur mengalami kerusakan hingga menyebabkan jaringan pipa putus.
“Ini merupakan kondisi force majeur akibat faktor alam,” jelas Humas Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo, Agus Sugiarto menjelaskan
Pipa yang mengalami kerusakan merupakan JDU berdiameter 18 inci. Jalur tersebut menjadi satu-satunya jaringan utama penyalur air bersih dari sumber Ronggojalu menuju seluruh wilayah Kota Probolinggo.
Akibatnya layanan air bersih bagi sekitar 20 ribu sambungan rumah (SR) di Kota Probolinggo pun terdampak.
Meski demikian, begitu kebocoran diketahui, pihak Perumdam langsung bergerak melakukan penanganan darurat agar distribusi air dapat segera kembali normal. Proses perbaikan dilakukan dengan melibatkan alat berat milik Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo.
“Pada hari yang sama, kami langsung melakukan penanganan. Kami meminta bantuan alat berat untuk mengangkat pipa yang putus agar ketinggiannya menjadi sejajar dengan ujung pipa satunya. Baru nanti proses penyambungan ulang menggunakan gibolt joint lagi,” katanya.
Perumdam Bayuangga memastikan proses perbaikan terus dipercepat agar suplai air bersih dapat segera kembali normal.
Sementara selama masa perbaikan berlangsung, pelanggan terdampak dapat mengakses bantuan distribusi air bersih menggunakan armada tangki.
“Sementara itu, pelanggan yang terdampak bisa menghubungi layanan kami untuk mendapatkan distribusi air bersih melalui armada tangki,” pungkas Agus.
Diketahui, kejadian ini bukan kali pertama. Pada bulan Mei 2025, kejadian serupa juga pernah terjadi.
Pipa JDU milik Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo juga putus karena faktor pergeseran tanah yang menyebabkan pondasi penyangganya turut bergeser. (gus/fun)
Editor : Abdul Wahid