Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lima Bulan Peroleh Retribusi RPH Blandongan Capai 48 Persen, Targetnya Segini

F
Penulis: Fahrizal Firmani❯
SUMBER PAD: Sejumlah sapi antre untuk disembelih di RPH Blandongan, Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. (MOKHAMMAD ZUBAIDILLAH/JAWA POS RADAR BROMO)
SUMBER PAD: Sejumlah sapi antre untuk disembelih di RPH Blandongan, Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. (MOKHAMMAD ZUBAIDILLAH/JAWA POS RADAR BROMO)

Advertisement

 PASURUAN, Radar Bromo – Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pasuruan dari retribusi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Blandongan, bergerak positif. Selama lima bulan, realisasinya hampir mencapai separo dari target. Kurang Rp 50.190.000 dari target.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Muallif Arif mengatakan, RPH Blandongan ditarget mendapatkan retribusi Rp 97.470.000. Sampai Mei sudah terealisasi Rp 47.280.000 atau setara dengan 48,51 persen dari target.

Retribusi RPH ini diperoleh dari pemotongan sapi yang dikenakan biaya Rp 30 ribu per ekor. Animo masyarakat yang datang memotongkan daging ke RPH setiap bulannya bisa 30 ekor. “Kalau melihat tren sampai Mei, insyaallah tercapai. Sudah terealisasi mendekati 50 persen. Kurang 52 persen," katanya.

Advertisement

Pria yang akrab disapa Ayik ini mengatakan, tingginya animo masyarakat datang ke RPH, karena pelayanan yang baik dan terjamin kehalalannya. Ada dua juru sembelih halal yang dimiliki RPH, sehingga masyarakat tidak perlu risau terkait proses sembelihnya.

Khusus momen Idul Adha, RPH Blandongan juga melayani permintaan pemotongan kambing dan domba. Setiap ekor kambing dan domba dikenakan biaya retribusi Rp 15 ribu. Di luar momen Idul Adha, RPH tidak melayani. Hanya fokus pada permintaan pemotongan sapi.

“Masyarakat tidak perlu risau karena ada juleha (juru sembelih halal) yang melakukan pemotongan. Kebersihannya juga terjamin,” ujarnya memastikan. (riz/rud)

Advertisement

Artikel Terkait

Apindo Kabupaten Pasuruan Usulkan Klasterisasi Upah, Ini Alasannya

Apindo Kabupaten Pasuruan Usulkan Klasterisasi Upah, Ini Alasannya

Formula pembeda ini perlu dipertimbangkan, demi menciptakan iklim usaha yang lebih berkeadilan.

Rp 801,46 Miliar Anggaran Pemkab Probolinggo Belum Terserap

Rp 801,46 Miliar Anggaran Pemkab Probolinggo Belum Terserap

Realisasi pendapatan Kabupaten Probolinggo bergerak positif. Hingga 30 September 2026, mencapai Rp 1,763 triliun atau 75,71 persen dari targ

Pasar Gempol Dijadikan Pilot Project Retribusi Nontunai, Karena Penyumbang Setoran Tertinggi

Pasar Gempol Dijadikan Pilot Project Retribusi Nontunai, Karena Penyumbang Setoran Tertinggi

Pasar Gempol dipilih karena memiliki potensi besar dan kondisi pengelolaan yang relatif tertib.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer