Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dewan Kaget, dari Luar RSUD Ar Rozy Gagah, Ternyata Pembangunannya Belum Tuntas: Lantai 3-4 Belum Bisa Difungsikan

Arif Mashudi • Senin, 4 Mei 2026 | 20:12 WIB

 

Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo saat mengecek lantai III RSUD Ar Rozy yang belum rampung dibangun sama sekali, Senin (4/5).
Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo saat mengecek lantai III RSUD Ar Rozy yang belum rampung dibangun sama sekali, Senin (4/5).

 

KEDOPOK, Radar BromoProyek pembangunan RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo yang telah menelan anggaran ratusan miliar rupiah menuai sorotan.

Komisi III DPRD Kota Probolinggo menemukan fakta bahwa sebagian besar bangunan belum selesai dan belum dapat difungsikan. Khususnya lantai 3 dan 4,

Temuan itu dinilai mengejutkan, sebab belum pernah terungkap sebelumnya. Baru terungkap saat Komisi III mengecek langsung kondisi RSUD Ar Rozy usai rapat kerja (raker) dengan manajemen RSUD Ar Rozy.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengaku terkejut melihat fakta yang bertolak belakang.

Gedung itu sangat besar. Namun kondisi di dalamnya jauh dari kata siap digunakan.

”Saya dan anggota Komisi 3 naik ke lantai 3 dan 4. Ternyata gedung Ar Rozy itu besar. Tapi lantai 3 dan 4 itu belum selesai sama sekali. Jadi belum bisa ditempati,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (4/5).

Baca Juga: Sempat Ditunda, RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo Kembali Digelontor Rp 4,7 Miliar

Kondisi lantai 2 pun sama. Bedanya, lantai 2 rumah sakit pelat merah itu baru saja selesai dibangun dan baru bisa ditempati.

Awalnya, menurut Muchlas, raker digelar untuk membahas peningkatan layanan RSUD Ar Rozy ke depan. Karena itu, akhirnya peserta raker meninjau langsung gedung untuk melihat secara riil kondisinya.

Namun hasil peninjauan sangat mengejutkan. Sebab, ternyata masih banyak pekerjaan rumah dalam pembangunan fisik gedung rumah sakit yang belum selesai.

Karena itu, pihaknya akan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo untuk memastikan rencana dan realisasi pembangunan.

Sebab, proyek yang dimulai pada 2021 itu telah menghabiskan anggaran besar. Namun ternyata hanya tampak selesai dari luar.

”Intinya kalau mau memanfaatkan lantai 2, 3, dan 4 gedung Ar Rozy itu, maka harus mengalokasikan anggaran lagi. Dan itu tidak sedikit kebutuhannya. Sebab, kondisinya belum dibangun sama sekali bagian dalamnya,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menjelaskan, pembangunan gedung RSUD Ar Rozy memang dilakukan secara bertahap.

Menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah saat itu dan waktu pembangunan.

Menurutnya, saat itu yang dibangun adalah struktur dasar hingga lantai atas, dan bagian luar gedung.

Untuk bagian dalam gedung, yang dibangun seluruhnya hanya lantai dasar. Sementara lantai 2, 3, dan 4, hanya dicor atau hanya ada lantainya saja.

”Pembangunan dilakukan sesuai dengan kemampuan anggaran. Jadi yang dikerjakan full adalah lantai I, gedung IGD, poliklinik, gedung lobby utama dan gedung rawat inap. Ini konsepnya memang bangunan bertumbuh sesuai kebutuhan layanan secara bertahap,” katanya.

Rini (panggilannya) menyebutkan, total anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan awal mencapai sekitar Rp 161 miliar.

Namun untuk menyelesaikan keseluruhan gedung sesuai rencana, dibutuhkan anggaran hingga sekitar Rp 500 miliar.

”Gedung utama yang dibangun Dinas PUPR waktu itu senilai Rp 161.416.441.000. Sedangkan RAB gedung secara keseluruhan hingga tuntas, membutuhkan sekitar Rp 500 miliar,” terangnya.

Meski belum rampung sepenuhnya, menurut Rini, sejumlah fasilitas penunjang telah dibangun secara bertahap.

Seperti gedung gizi, laundry, dan pemulasaraan jenazah. Namun untuk memfungsikan seluruh lantai gedung utama, pemerintah daerah masih harus menyiapkan tambahan anggaran yang tidak sedikit. (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#rsud ar rozy #dprd #probolinggo