LUMBANG, Radar Bromo- Proses pembangunan Jembatan Bailey di Jembatan Sumber Duren, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Namun sempat menemui kendala. Sampai Sabtu (18/4), pembangunannya mencapai 23 persen.
Komandan Kompi (Danki) Zipur 5/ABW Malang Kapten CZI Ronny Malianto mengatakan, proses pembangunan jembatan kini masih tahap perakitan. Sejumlah petak jembatan sudah berhasil berdiri.
Ronny mengungkapkan, proses perangkaian jembatan sempat menemui kendala. Tanah di sekitar lokasi yang masih labil, terjadi retakan akibat tanah yang tergerus.
“Jadi kami ada penambahan abutment untuk space rangkai jembatan. Karena tumpuan jembatan kami mundur. Kan ada yang tergerus itu,” ungkapnya.
Ronny mengatakan, saat ini proses pembangunan jembatan masih menyentuh angka 23 persen. Katanya, pembangunan jembatan dilakukan setiap hari tanpa libur, sekalipun Minggu.
“Tiap hari ada sekitar 40 personel gabungan dari Kodim 0820, Yonzipur 5, Yon TP 836 Probolinggo, dan Koramil Lumbang. Kami bergerak mulai pukul 07.00 hingga pukul 15.00, tiap harinya. Harapannya, jembatan bisa segera selesai dan dapat dilalui masyarakat,” katanya.
Diketahui, Sabtu (28/3) dini hari, Jembatan Duren terputus karena longsor usai diguyur hujan. Menyebabkan akses penghubung antarwilayah lumpuh dan membahayakan pengguna jalan. Sementara, warga memanfaatkan jalur alternatif dan jembatan bambu yang dibangun di sisi selatan Jembatan Duren. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga