PROBOLINGGO, Radar Bromo-Empat korban meninggal dalam kecelakaan maut di perlintasan KA Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Evakuasi dilakukan Minggu (19/4) dini hari.
Jenazah keempat korban yang merupakan satu keluarga itu lantas dipulangkan ke Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Mereka dibawa tiga ambulans, Minggu (19/4) pukul 12.00.
Keempat korban yaitu Sutrisno, 60, yang saat kejadian mengemudikan sedan Toyota Limo Vios Nopol AG 1644 EG.
Lalu istrinya, T. Sri Budiyatni, 60; anaknya, Devica Friskiara, 29; dan cucunya, Giovano Malik Ibrahim, 3.
Dalam kejadiaan ini, Sutrisno bersama sang istri, T. Sri Budiyatni duduk di depan. Sementara anaknya, Devica Friskiara dan sang cucu, Giovano Malik Ibrahim duduk di kursi belakang.
Giono, 68, kakak dari korban Sutrisno bercerita, korban merupakan anak keempat dari 12 bersaudara.
Tiap hari ia bekerja di sebuah biro jasa. Sementara istrinya, T. Sri Budiyatni berjualan daging di pasar. Anaknya, Devica Friskiara berjualan pentol.
Malam itu, mereka dalam perjalanan pulang ke Blitar setelah silaturahmi ke Banyuwangi.
“Mereka dari rumah saudara. Karena masih suasana Syawal, jadi silaturahmi ke saudara di Banyuwangi,” katanya.
Devica sendiri merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Sementara suami Devica dan adik Devica, sama-sama bekerja di Tambang Nikel Papua.
“Keduanya sudah dikabari dan dalam perjalanan pulang. Kemungkinan mereka baru sampai di Blitar besok (Senin, Red),” ungkapnya.
Giono beserta seluruh keluarga di Blitar mengaku kaget mendapat kabar kecelakaan tersebut. Kabar ini ia dapat dari perangkat desa tempat mereka tinggal.
“Kami dapat kabar sekitar pukul 04.00 tadi dan langsung berangkat ke sini. Yang ikut menjemput saya, lalu adik nomor enam dan tujuh,” tuturnya.
Para jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan tiga ambulans. Sekitar pukul 12.00, mereka bertolak dari kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh menuju Blitar.
“Nanti kami makamkan bersebelahan semuanya. Di makam dekat almarhum ayah dan keluarga lainnya di sana,” ungkapnya.
Koordinator Kamar Jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Nur Wasis menyampaikan, korban T. Sri Budiyatni dan Devica Friskiara mengalami luka di kepala.
Sementara Giovano Malik Ibrahim mengalami lecet di pelipis kiri, memar di dahi, rahang dan dada patah, serta lecet di lengan kanan atas dan punggung kaki kiri.
“Sedangkan Sutrisno mengalami patah di leher, dada, dan pangkal paha kanan. Lalu ada lecet di tangan kanan, kedua lutut, dan kaki kiri,” sebutnya.
Diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Lumajang, masuk Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4) malam.
Sebuah truk trailer menabrak lima kendaraan sekaligus. Akibatnya sungguh menyayat. Empat orang sekeluarga tewas seketika.
Empa korban meninggal seluruhnya warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Saat kecelakaan terjadi, mereka sekeluarga naik mobil sedan Toyota Limo Vios Nopol AG 1644 EG. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi