SUKSES dan meriah. Itulah yang tersaji dalam Bromo Medic Run 2026. Ajang lari gelaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo.
Sebanyak 960 peserta dari berbagai daerah ambil bagian. Tidak hanya dari Probolinggo tetapi juga dari luar kota.
Event lari dengan suguhan panorama eksotis pegunungan Bromo ini digelar di kawasan wisata Jembatan Kaca Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.
Para peserta menempuh rute sepanjang 5,8 kilometer dengan latar pemandangan alam yang memukau.
Lokasi ini menjadi daya tarik tersendiri karena peserta dapat menikmati udara sejuk pegunungan serta panorama indah sepanjang jalur perlombaan.
Selain menghadirkan pengalaman berlari yang unik dengan nuansa wisata Gunung Bromo, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik.
Di antaranya, door prize utama berupa satu unit sepeda motor serta hadiah uang pembinaan bagi para pemenang di setiap kategori lomba.
Bromo Medic Run 2026 dibuka langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. Didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Haris –sapaan akrabnya- mengatakan, Bromo Medic Run 2026 menjadi bagian dari penguatan konsep pengembangan pariwisata daerah yang berbasis nature, culture, dan sport tourism.
“Konsep pariwisata kita adalah nature, culture, dan sport tourism. Kita punya banyak potensi, mulai dari danau hingga air terjun. Semoga kegiatan ini menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menikmati keberagaman destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kepada IDI Cabang Kabupaten Probolinggo, yang telah menginisiasi kegiatan positif dengan memadukan olahraga dan promosi pariwisata daerah.
“Terima kasih kepada IDI Cabang Kabupaten Probolinggo yang telah menggelar event lari ini, ” katanya.
Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi menyampaikan, bahwa Bromo Medic Run tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.
Tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengajak masyarakat hidup sehat melalui olahraga, sekaligus menikmati keindahan alam Kabupaten Probolinggo. Kami berharap event ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang berdampak positif bagi kesehatan serta pariwisata daerah,” ujarnya. (uno/adv)
Editor : Muhammad Fahmi