Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Rumah di Banyuanyar-Probolinggo Rusak, Terdampak Hujan-Angin Kencang

Inneke Agustin • Selasa, 14 April 2026 | 07:12 WIB
RUSAK: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen rumah rusak, Senin (13/4). (BPDB KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
RUSAK: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen rumah rusak, Senin (13/4). (BPBD KABUPATEN PROBOLINGGO FOR RADAR BROMO)

BANYUANYAR, Radar Bromo - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, membawa bencana.

Minggu (12/4) siang, dua rumah warga di Desa Tarokan dan Desa Liprak Wetan, rusak.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo Lana mengatakan, cuaca ekstrem terjadi sekitar pukul 13.00-14.00.

Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Menyebabkan sejumlah bangunan rusak.

“Hujan disertai angin kencang terjadi selama kurang lebih satu jam. Dampaknya, dua dapur rumah warga rusak di bagian atapnya,” ujarnya.

Salah satunya rumah warga Desa Tarokan, Badri, 75. Bagian dapur rusak cukup parah. Angin kencang menerbangkan atap dapur yang terbuat dari asbes gelombang.

“Sekitar 10 lembar atap dapur hilang terbawa angin. Estimasi kerugian material kurang lebih Rp 4 juta,” terang Lana. Meski rusak, korban meperbaikinya secara mandiri.

Kejadian serupa juga menimpa rumah Syafi’i, 51, warga Desa Liprak Wetan. Sekitar delapan lembar seng atap dapurnya terbang terbawa angin kencang.

“Kerugian ditaksir sekitar Rp 3 juta. Saat ini perbaikan juga sudah dilakukan secara bertahap oleh pemilik rumah,” lanjutnya.

Senin (13/4), BPBD Kabupaten Probolinggo turun melakukan asesmen. Sekaligus menyalurkan bantuan kepada kedua korban.

Bantuan berupa terpal, lauk pauk, hygiene kit, alat makan, matras, sembako, selimut, sandang, kitchen ware, hingga biskuit.

“Saat ini kedua warga masih bisa menggunakan dapurnya karena perbaikan sudah berjalan,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#hujan deras #banyuanyar #bencana #angin kencang #probolinggo