WONOASIH, Radar Bromo- Seorang pria berinisial ASR, 26, warga Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, nyaris menjadi sasaran amuk massa. Senin (13/4) dini hari, ia diduga hendak mencuri di kawasan Jenggrong, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
Beruntung, situasi berhasil dikendalikan. ASR pun segera diamankan anggota Polres Probolinggo Kota. Ia diamankan warga yang kala itu sedang berpatroli siskamling sekitar pukul 02.00. Warga mendapati seorang pria tak dikenal dengan gerak-gerik mencurigakan di salah satu toko kelontong.
Ketua RT 04/RW 04 Kelurahan Sumbertaman Agus Hariadi mengatakan, awalnya warga melihatnya memanjat pagar toko. Warga tidak langsung bertindak karena mengira memiliki hubungan kerabat dengan pemilik toko.
Kecurigaan warga menguat setelah ASR terlihat keluar masuk area toko dengan cara melompati pagar beberapa kali. Sempat keluar menuju motornya, kemudian kembali masuk ke area toko.
“Setelah bolak-balik dua kali lompat pagar, kami akhirnya bertindak. Mengamankan dan membawanya ke kantor kelurahan,” kata Agus.
Di kantor kelurahan, ASR diinterogasi warga. Namun jawabannya tidak nyambung dan diduga mabuk minuman keras. Warga juga tidak menemukan identitasnya.
“Dia hanya mengaku berasal dari daerah Belokan. Identitas tidak ada dan tidak ditemukan barang berbahaya,” jelasnya.
Meski tidak ditemukan barang curian, situasi sempat memanas. Banyak warga geram. Bahkan yang bersangkutan hampir menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung, warga masih bisa menahan diri dan menjaga kondusivitas lingkungan.
“Namun, ia (ASR) sempat mengaku berniat mencuri sejumlah barang di toko kelontong tersebut. Termasuk burung yang berada di lokasi,” kata Agus.
Bhabinkamtibmas Polsek Wonoasih Aipda Erik Pratama mengatakan, meski tidak ditemukan barang bukti hasil curian, pelaku tertangkap basah oleh warga.
“Saat ini yang bersangkutan beserta sepeda motornya sudah diamankan di Mapolres Probolinggo Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga