KRUCIL, Radar Bromo - Dua rumah warga Dusun Sawah Kembang, Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, terdampak bencana.
Sabtu (11/4) sore, longsor menyebabkan dua rumah rusak. Rumah tersebut masing-masing milik Ishaq, 47 dan Kholip, 37.
Peristiwa ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak pukul 12.40-15.30.
Tingginya intensitas hujan membuat kondisi tanah gembur hingga akhirnya ambles.
“Hujan deras dalam durasi cukup lama menyebabkan tanah menjadi labil dan akhirnya longsor,” ujar Petugas BPBD Provinsi Jawa Timur, Hayat.
Akibatnya, bagian teras rumah Ishaq rusak. Fondasi teras sampai tergerus, sehingga menyebabkan bagian atap teras miring.
Sementara rumah Kholip mengalami kerusakan di bagian dapur. Dapur semipermanen berdinding bambu itu tidak mampu menahan dampak longsor.
“Sebagian dinding dan atap dapur runtuh, meski sebagian lainnya masih berdiri,” terangnya.
Untuk sementara waktu, aktivitas memasak di rumah Kholip dipindahkan ke bagian depan rumah.
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat masih ada potensi longsor susulan.
“Dikhawatirkan terjadi longsor lanjutan, sehingga aktivitas dapur dialihkan ke area yang lebih aman,” katanya.
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD bersama perangkat desa berupaya menutup area longsor menggunakan terpal.
Tujuannya, mengurangi risiko longsor susulan.
“Besok (13/4), akan dilakukan asesmen lanjutan sekaligus penyaluran logistik,” kata Hayat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 3 juta hingga Rp 5 juta.
Kerusakan dapur milik Kholip diperkirakan mencapai Rp 5 juta karena turut merusak peralatan memasak, sedangkan kerusakan teras rumah Ishaq ditaksir sekitar Rp 3 juta. (gus/rud)
Editor : Moch Vikry Romadhoni